Keraton Yogyakarta merupakan pusat kebudayaan Jawa yang kaya akan ornamen bangunan bernilai estetika tinggi. Penelitian ini bertujuan mengkaji jenis-jenis frieze group pada ornamen bangunan di kompleks Keraton Yogyakarta menggunakan pendekatan etnomatematika. Observasi dilakukan terhadap 13 ornamen pada delapan bangunan utama: Bangsal Srimanganti, Bangsal Mandalasana, Bangsal Manis, Bangsal Pancaniti, Rumah Keluarga Sultan, Bangsal Kencana, Pintu Masuk Ruang Lukisan, dan Bangsal Trajumas. Hasil analisis menunjukkan ditemukannya empat jenis frieze group: F1 (hop) pada 3 ornamen, F2 (step) pada 1 ornamen, F3 (jump) pada 4 ornamen, F6 (sidle) pada 3 ornamen, dan F7 (spinning sidle) pada 2 ornamen. Dominasi F3 mencerminkan preferensi estetika Jawa yang mengutamakan keseimbangan dan kesimetrisan dalam seni dekoratif. Kajian ini membuktikan bahwa ornamen tradisional Keraton Yogyakarta secara implisit mengandung konsep-konsep matematika dalam bidang geometri transformasi.
Copyrights © 2026