Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Pengairan
Vol 1, No 2 (2018)

UJI MODEL FISIK AMBANG BERCURAT SEBAGAI ALTERNATIF PENGGANTI SKOT BALOK

Suryarawit, Gigih (Unknown)
Priyantoro, Dwi (Unknown)
Wicaksono, Prima Hadi (Unknown)



Article Info

Publish Date
06 Feb 2018

Abstract

Dalam praktek irigasi, pada bangunan sadap memanfaatkan peran skot balok un­tuk mengendalikan debit yang masuk ke bangunan sadap. Dilihat dari segi konstruksi, skot balok merupakan konstruksi yang sederhana, akan tetapi penggunaan skot balok dalam irigasi belum praktis, yaitu pemasangan dan pemindahan balok memerlukan sedikit-dikitnya dua orang dan memerlukan banyak waktu. Oleh sebab itu peningkatan efisiensi dalam pengoperasian bangunan irigasi perlu dilakukan. Dari hasil penelitian didapatkan nilai korfisien debit rata-rata curat adalah 0,894. Artinya memiliki perbedaan yang signifikan jika dibanding­kan dengan koefisien debit yang melalui lubang pada tanki yang nilai rata-ratanya 0,620. Batas rasio perbedaan muka air hilir dan muka air hulu, h2/hABC > 0,08 supaya tidak menimbulkan aliran tenggelam. Untuk menentukan dimensi ambang bercurat dapat didekati menggunakan kombinasi kurva hungungan antara (QABC/(√h15g)) dengan hABC/h1 dengan persamaan QABC = Cd.A.(2.g.hABC)0,5 pada kondisi aliran bebas dan  QABC = Cd.A.(2.g.(hABC – h2))0,5 pada kondisi aliran tenggelam.

Copyrights © 2018