Meningkatnya permintaan kertas mendorong pemanfaatan bahan baku alternatif yang ramah lingkungan, salah satunya adalah limbah sekam jagung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh rasio sekam jagung dan limbah kertas HVS terhadap karakteristik kertas daur ulang dengan penambahan 5% CaCO₃. Metode eksperimental laboratorium digunakan dengan lima rasio komposisi sekam jagung dan limbah kertas HVS, yaitu 10%:90%, 30%:70%, 50%:50%, 70%:30%, dan 90%:10%. Parameter yang dievaluasi meliputi pengamatan visual, gramatur, kekuatan tarik, dan penyerapan air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan proporsi sekam jagung menurunkan nilai gramatur dari 143,94 g/m² menjadi 73,18 g/m², sedangkan kekuatan tarik meningkat dari 1,00 N/mm² menjadi 2,95 N/mm². Penyerapan air menurun menjadi 5,35 detik pada komposisi 50%:50% dan meningkat kembali pada proporsi sekam jagung yang lebih tinggi. Pengamatan visual menunjukkan bahwa kandungan sekam jagung yang lebih tinggi menghasilkan warna yang lebih kekuningan dan tekstur permukaan yang lebih kasar. Secara keseluruhan, sekam jagung dan kertas bekas HVS berpotensi sebagai bahan baku alternatif untuk produksi kertas daur ulang yang ramah lingkungan.
Copyrights © 2026