Teaching Factory (TEFA) di SMK adalah model strategis untuk meningkatkan relevansi pembelajaran dengan dunia kerja. Namun, efektivitasnya sangat bergantung pada pengelolaan Sumber Daya Manusia (SDM). Penelitian ini bertujuan menganalisis manajemen SDM dalam pengembangan TEFA sebagai kunci peningkatan kualitas dan relevansi pembelajaran. Menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara dan studi dokumentasi di enam SMK pelaksana TEFA di berbagai wilayah Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesiapan dan kualitas SDM—melalui perencanaan, pengembangan kompetensi berbasis industri, pelaksanaan yang terintegrasi, serta monitoring dan evaluasi yang melibatkan mitra industri—merupakan faktor penentu utama keberhasilan TEFA. Simpulan penelitian menegaskan bahwa manajemen SDM yang sistematis dan berorientasi standar industri merupakan fondasi kritis untuk menjadikan TEFA sebagai jembatan efektif antara sekolah dan dunia kerja, sehingga meningkatkan kualitas pembelajaran dan kesiapan kerja lulusan SMK.
Copyrights © 2026