Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

STRUKTUR ORGANISASI TIM PENGELOLA LMS UNTUK EFESIENSI OPERASIONAL Nurhabibah; Ahmad Subagyo; Zulfitria
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 02 (2025): Volume 11 No. 02 Juni 2025 In Order
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i02.6887

Abstract

Learning Management System (LMS) in education has experienced a significant increase in recent years. This article aims to (1) Describe the operational impact of the absence of a clear LMS team organisation structure. (2) To formulate the main components or functions that need to be present in the LMS management team structure. This article results in (1) LMS management is often assigned to only one or two people without a clear division of tasks. This causes delays in handling technical problems, lack of user training, and no thorough monitoring of the effectiveness of LMS use. (2) To achieve operational efficiency, the LMS management team structure needs to be organised and functional. Each team member should have a clear and complementary role.
Analysis of Learning Methodology Management from the Perspective of Instructional Process Component System Management Muhamad Faizin; Paisal Aripin; M. Mashuri Nurkulla; Ahmad Subagyo
TA'DIB: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 4 No 1 (2026): In Press
Publisher : STAI Al-Mas'udiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69768/jt.v4i1.133

Abstract

This study aims to analyze the management of learning methodologies implemented at SMP IT Ash Shiddiqiyyah Tangerang Selatan from the perspective of Instructional Process Component System Management (MSKPI). The study focuses on instructional practices, student engagement, curriculum implementation, and the integration of Islamic educational values in classroom learning. This research employed a qualitative descriptive approach through observation, documentation, and literature review. The findings indicate that instructional activities are still predominantly teacher-centered, with lecture methods more dominant than collaborative and student-centered learning approaches. The implementation of Problem Based Learning, Project Based Learning, and technology integration has not been fully optimized. From the MSKPI perspective, instructional components such as planning, implementation, media utilization, and evaluation have not been systematically integrated. The study concludes that improving instructional quality requires strengthening active learning strategies, enhancing teacher competencies, integrating educational technology effectively, and aligning instructional management with the Merdeka Curriculum and Islamic educational values.
Manajemen SDM dalam Pengembangan Teaching Factory SMK: Kunci Meningkatkan Kualitas Relevansi Pembelajaran Fauziah Maryani; Burhan; Ahmad Subagyo
Jurnal Pembelajaran Inovatif Vol. 9 No. 1 (2026): Jurnal Pembelajaran Inovatif
Publisher : Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JPI.091.01

Abstract

Teaching Factory (TEFA) di SMK adalah model strategis untuk meningkatkan relevansi pembelajaran dengan dunia kerja. Namun, efektivitasnya sangat bergantung pada pengelolaan Sumber Daya Manusia (SDM). Penelitian ini bertujuan menganalisis manajemen SDM dalam pengembangan TEFA sebagai kunci peningkatan kualitas dan relevansi pembelajaran. Menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara dan studi dokumentasi di enam SMK pelaksana TEFA di berbagai wilayah Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesiapan dan kualitas SDM—melalui perencanaan, pengembangan kompetensi berbasis industri, pelaksanaan yang terintegrasi, serta monitoring dan evaluasi yang melibatkan mitra industri—merupakan faktor penentu utama keberhasilan TEFA. Simpulan penelitian menegaskan bahwa manajemen SDM yang sistematis dan berorientasi standar industri merupakan fondasi kritis untuk menjadikan TEFA sebagai jembatan efektif antara sekolah dan dunia kerja, sehingga meningkatkan kualitas pembelajaran dan kesiapan kerja lulusan SMK.
A EVALUASI KINERJA MANAJERIAL BIMBEL BERBASIS APLIKASI ADMINISTRASI: PENDEKATAN BALANCED SCORECARD PADA PENGGUNA BimbelKu Pro Didi Kurniadi; Dwi Haryanto; Rilly Fatmawati; Ahmad Subagyo; Rabiyatul Adawiyah
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v6i3.12312

Abstract

ABSTRACT This study was motivated by the increasing need for the digitalization of tutoring center (bimbingan belajar) management as a form of non-formal educational institution facing challenges in financial administration, human resource management, and customer services. The study aimed to analyze the impact of implementing the BimbelKu Pro application on the organizational performance of tutoring centers based on the four perspectives of the Balanced Scorecard: financial, customer, internal business process, and learning and growth. A mixed-methods approach with a qualitative-dominant case study design was employed involving five tutoring centers in Karawang Regency, Indonesia, that had used the BimbelKu Pro application for at least six months. Data were collected through in-depth interviews, Likert-scale questionnaires administered to owners/managers and parents/guardians, and analyses of financial and operational documents. Qualitative data were analyzed using the Miles, Huberman, and Saldaña model, while quantitative data were examined using descriptive statistics. The findings indicate that the implementation of BimbelKu Pro positively influenced the performance of tutoring centers, with overall performance classified as good. The highest achievement was observed in the internal business process perspective, followed by the financial, learning and growth, and customer perspectives. The results further reveal that implementation success was influenced by managerial readiness, the intensity of application feature utilization, and the operational characteristics of each institution. This study demonstrates that the Balanced Scorecard provides a comprehensive framework for evaluating the implementation of management information systems in non-formal education while offering practical recommendations for application developers and tutoring center managers to support digital transformation. ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya kebutuhan digitalisasi pengelolaan bimbingan belajar (bimbingan belajar) sebagai lembaga pendidikan nonformal yang menghadapi tantangan dalam administrasi keuangan, pengelolaan sumber daya manusia, dan pelayanan kepada pelanggan. Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak implementasi aplikasi BimbelKu Pro terhadap kinerja bimbingan belajar berdasarkan empat perspektif Balanced Scorecard, yaitu keuangan, pelanggan, proses internal, serta pembelajaran dan pertumbuhan. Penelitian menggunakan pendekatan mixed methods dengan dominasi kualitatif melalui desain case study pada lima bimbingan belajar di Kabupaten Karawang yang telah menggunakan aplikasi BimbelKu Pro minimal enam bulan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, kuesioner skala Likert kepada pemilik atau manajer dan orang tua/wali siswa, serta analisis dokumen keuangan dan operasional, kemudian dianalisis menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña yang dipadukan dengan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi aplikasi memberikan dampak positif terhadap kinerja bimbingan belajar dengan capaian kinerja berada pada kategori baik. Perspektif proses internal memperoleh nilai tertinggi, diikuti perspektif keuangan, pembelajaran dan pertumbuhan, serta pelanggan. Temuan penelitian juga menunjukkan bahwa keberhasilan implementasi dipengaruhi oleh kesiapan pengelola, intensitas pemanfaatan fitur, dan kondisi operasional masing-masing lembaga. Penelitian ini menegaskan bahwa pendekatan Balanced Scorecard mampu memberikan evaluasi yang komprehensif terhadap implementasi sistem informasi manajemen pada lembaga bimbingan belajar sekaligus menghasilkan rekomendasi bagi pengembang aplikasi dan pengelola dalam mendukung transformasi digital pendidikan nonformal.
DATA-DRIVEN DECISION MAKING DALAM PEMBELAJARAN: SEBUAH TINJAUAN SISTEMATIS TENTANG PERAN, TANTANGAN, DAN PRAKTIK GURU Luthfi Yacob; Adam Pinaria; Yunita Septiani; Ahmad Subagyo; Rabiatul Adawiyah
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v6i3.13561

Abstract

ABSTRACT Digital transformation in education has significantly increased the availability of school data; however, its use to support teachers' instructional decision-making remains limited. This study aims to analyze the role of Data-Driven Decision Making (DDDM) at the classroom level, identify major barriers to its implementation, and formulate effective teaching practices for meaningful data utilization. A Systematic Literature Review (SLR) was conducted following the PRISMA 2020 guidelines. The review process included identification, screening, eligibility assessment, quality appraisal using the Mixed Methods Appraisal Tool (MMAT) 2018, and thematic synthesis of 13 primary studies published between 2021 and 2025 from both international and national databases. The findings reveal three major barriers to effective DDDM implementation: limited instructional data literacy among teachers, cultural resistance reflected in deficit thinking, and the dominance of a compliance-oriented school culture. Conversely, successful implementation is supported by decision-driven data collection, the institutionalization of collaborative data teams within Professional Learning Communities, and the establishment of psychological safety by school leaders to encourage reflective data use. The study concludes that successful DDDM implementation depends primarily on strengthening human capacity and transforming organizational culture rather than relying solely on technological advancement. These findings provide important implications for improving Data-Based Planning (Perencanaan Berbasis Data/PBD) policies in Indonesia by strengthening teachers' data literacy, fostering collaborative learning cultures, and creating supportive school environments for evidence-based decision making. ABSTRAK Transformasi digital di bidang pendidikan menghasilkan ketersediaan data yang semakin melimpah di sekolah, namun pemanfaatannya sebagai dasar pengambilan keputusan instruksional oleh guru masih belum optimal. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran Data-Driven Decision Making (DDDM) pada tingkat kelas, mengidentifikasi berbagai hambatan implementasinya, serta merumuskan praktik guru yang efektif dalam memanfaatkan data untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Penelitian menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan mengacu pada pedoman PRISMA 2020. Proses penelitian meliputi identifikasi, penyaringan, penilaian kelayakan, penilaian kualitas menggunakan Mixed Methods Appraisal Tool (MMAT) 2018, serta sintesis tematik terhadap 13 artikel primer yang diterbitkan pada periode 2021–2025 dari basis data internasional dan nasional. Hasil kajian menunjukkan bahwa implementasi DDDM di tingkat kelas masih menghadapi tiga hambatan utama, yaitu rendahnya literasi data instruksional guru, resistensi budaya berupa bias kognitif (deficit thinking), serta dominasi budaya kepatuhan administratif (compliance culture). Sebaliknya, praktik yang terbukti efektif meliputi penerapan pengumpulan data berbasis keputusan (decision-driven data collection), penguatan kolaborasi melalui tim data dalam Komunitas Belajar, dan penciptaan keamanan psikologis oleh pimpinan sekolah untuk mendorong penggunaan data secara reflektif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan implementasi DDDM lebih ditentukan oleh peningkatan kapasitas sumber daya manusia dan transformasi budaya organisasi dibandingkan oleh ketersediaan teknologi semata. Temuan ini memberikan implikasi penting bagi penguatan kebijakan Perencanaan Berbasis Data (PBD) di Indonesia melalui peningkatan literasi data guru, pengembangan budaya kolaboratif, dan penciptaan lingkungan sekolah yang mendukung pengambilan keputusan berbasis bukti.
Housing Cooperatives: Exploring Sustainable, Affordable, and Inclusive Living Diah Nofitasari; Ahmad Subagyo; Fitriana Dewi Sumaryana; Sugiyanto Ikhsan
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 5 No. 5: Juli 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v5i5.18320

Abstract

This study addresses the persistent global housing crisis, marked by rapid urbanization, rising land and construction costs, and increasing income inequality. The research aims to critically analyze housing cooperatives as a sustainable and inclusive solution to these challenges, focusing on their capacity to provide adequate and affordable housing where market-driven models have fallen short.A qualitative approach is adopted, combining an extensive literature review with comparative case studies from Indonesia, India, Jordan, Australia, Saudi Arabia, and Europe. The analysis covers the historical development, legal and policy frameworks, financing models, governance structures, and social and environmental impacts of housing cooperatives. The findings reveal that housing cooperatives significantly enhance affordability, promote social inclusion, and strengthen community resilience, especially when supported by enabling legal frameworks, innovative financing, and strong participatory governance. However, challenges such as regulatory complexity, limited access to long-term funding, and low public awareness persist. To maximize the potential of housing cooperatives, the study recommends strengthening legal recognition, fostering financial innovation, building institutional capacity, and encouraging multi-stakeholder collaboration. These measures are essential for advancing equitable and sustainable urban development.
Desain Organisasi Pendidikan Islam dalam Mengelola Keberagaman SDM Profesional Muhamad Faizin; Baenuri Baenuri; Nasuhi Nasuhi; Ahmad Subagyo
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v5i1.1015

Abstract

Lembaga pendidikan Islam pada era kontemporer menghadapi tantangan kompleks yang berkaitan dengan tuntutan profesionalisme, akuntabilitas publik, serta keberagaman latar belakang profesional sumber daya manusia (SDM). Dalam praktiknya, keberagaman profesional SDM sering kali belum dikelola secara optimal karena desain organisasi yang masih bersifat administratif dan kurang adaptif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis desain organisasi lembaga pendidikan Islam sebagai instrumen strategis dalam mengelola keberagaman profesional SDM secara efektif dan bernilai Islami. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research) melalui analisis kritis terhadap literatur manajemen organisasi, manajemen sumber daya manusia, serta kajian manajemen pendidikan Islam. Data dianalisis secara tematik melalui tahapan reduksi, kategorisasi, dan sintesis konseptual. Hasil kajian menunjukkan bahwa desain organisasi yang jelas, adaptif, dan berbasis kompetensi mampu mengoptimalkan keberagaman profesional SDM sebagai modal strategis kelembagaan. Integrasi nilai-nilai Islam, seperti amanah, keadilan, musyawarah, dan ihsan, ke dalam struktur, sistem kerja, dan budaya organisasi terbukti memperkuat profesionalisme SDM, kohesi organisasi, serta kinerja lembaga pendidikan Islam. Penelitian ini menegaskan bahwa keberagaman profesional SDM bukan merupakan hambatan struktural, melainkan potensi strategis yang dapat meningkatkan mutu, daya saing, dan keberlanjutan lembaga pendidikan Islam apabila dikelola melalui desain organisasi yang tepat.
Analisis Konseptual Manajemen Sistem Pembelajaran Berbasis Teknologi Pendidikan: Studi Literatur Fadil Akbar; Teguh Agus Wahyuda; Ahmad Subagyo
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 5: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i5.20121

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah menggeser paradigma pendidikan dari teacher-centered menjadi student-centered learning, namun akselerasi digital pascapandemi COVID-19 masih menyisakan masalah manajerial institusional yang tercermin dari skor PISA Indonesia yang berada di bawah rata-rata internasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam landasan teoritis, prinsip pengelolaan, strategi implementasi, serta tantangan dalam manajemen sistem pembelajaran berbasis teknologi pendidikan. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan studi pustaka (library research), dengan mengumpulkan data melalui dokumentasi dari Google Scholar, Google Books, dan jurnal ilmiah relevan yang terbit dalam 10 tahun terakhir. Temuan utama menunjukkan dua kondisi kritis: pertama, terjadinya deviasi fungsi Learning Management System (LMS) yang terperangkap dalam electronic document repository trap (hanya sebagai tempat unggah dokumen tanpa interaksi pedagogis dinamis); kedua, disparitas infrastruktur teknologi yang mencolok antarwilayah menghambat efektivitas implementasi. Implikasi konseptual dari penelitian ini adalah perlunya pengembangan kompetensi digital pendidik secara berkelanjutan serta penguatan dukungan infrastruktur institusional demi terciptanya ekosistem pembelajaran digital yang optimal.
Implementasi Kepemimpinan Demokratis Melalui Mekanisme Syura dalam Keputusan Strategis di Pesantren Modern Nizam Al-Mulk Islamic Boarding School Agus Syarif; Renei Indriaty; Wahyu Indria Sri Darmasari; Ahmad Subagyo; Rabiatul Adawiyah
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 5: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i5.20207

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan kepemimpinan demokratis berbasis syura dalam pengambilan keputusan strategis di pesantren modern, untuk mencapai tujuan tersebut, penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi kegiatan musyawarah, serta telaah dokumen kelembagaan di Pesantren Modern Nizam Al-Mulk Islamic Boarding School, yang kemudian dianalisis secara tematik melalui kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, hasil penelitian menunjukkan tiga temuan utama. Pertama, syura menjadi mekanisme utama yang berhasil menghubungkan nilai keislaman dengan prinsip kepemimpinan demokratis. Kedua, pelibatan asatidz dan staf manajerial terbukti memperkuat kualitas keputusan strategis, terutama dalam aspek pengembangan kurikulum, pengelolaan sarana, dan penyusunan program kelembagaan. Ketiga, meskipun proses partisipatif ini terbukti meningkatkan komitmen pelaksana, model ini memunculkan tantangan nyata berupa waktu koordinasi yang menjadi lebih panjang serta dinamika perbedaan pandangan antar-staf. Implikasi dari penelitian ini menegaskan bahwa kepemimpinan demokratis di pesantren modern tidak boleh sekadar dipahami sebagai adopsi teori manajemen Barat, melainkan harus diimplementasikan sebagai pelembagaan nilai syura yang kontekstual dalam manajemen pendidikan Islam demi keberlanjutan otoritas dan efektivitas lembaga.
Implementation Strategy of Digital Visualization-Based Management System in Baitul Arqom Non-Formal Islamic Education Endy Sjaiful Alim; Fadhli Asril; Ahmad Subagyo
Journal of Educational Management Research Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Al-Qalam Institue

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61987/jemr.v5i1.1655

Abstract

This study aims to formulate a comprehensive implementation strategy for a digital visualization-based management system in the Baitul Arqom program as a core non-formal Islamic education initiative for cadre regeneration to improve data utilization and decision-making efficiency. This research employs a qualitative descriptive approach, with data collected through in-depth interviews with administrators of the Council for Cadre Education (Majelis Pendidikan Kader) and Focus Group Discussions (FGD), which were analyzed using SWOT analysis (Strengths, Weaknesses, Opportunities, and Threats). The findings indicate that although Baitul Arqom has a strong organizational structure and ideological foundation, its management remains constrained by manual administrative processes, limited technological infrastructure, and low digital literacy among senior administrators. Based on the SWOT analysis, a three-phase implementation strategy was formulated, consisting of infrastructure modernization, human resource capacity building, and the development of a digital visualization dashboard for real-time monitoring and evaluation. This study implies that the successful implementation of a visualization-based management system requires a holistic approach that prioritizes organizational culture transformation, continuous capacity development, and phased system adoption to ensure sustainable and data-driven cadre management within the Baitul Arqom program