Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pariwisata berkelanjutan dan pembangunan ekonomi lokal melalui integrasi community-based tourism (CBT) dan ekonomi hijau di negara berkembang. Pendekatan yang digunakan adalah systematic literature review (SLR) dengan mengadopsi protokol PRISMA untuk memastikan proses seleksi literatur yang sistematis, transparan, dan dapat direplikasi. Data dikumpulkan dari database Scopus, ScienceDirect, dan Web of Science, dengan total 20 artikel yang memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pariwisata berkelanjutan memiliki potensi signifikan dalam mendorong pembangunan ekonomi lokal, terutama melalui peningkatan pendapatan masyarakat, penciptaan lapangan kerja, dan diversifikasi ekonomi. Pendekatan CBT terbukti lebih efektif dalam menciptakan distribusi manfaat yang inklusif melalui peningkatan partisipasi dan pemberdayaan masyarakat lokal. Di sisi lain, penerapan prinsip ekonomi hijau berkontribusi dalam menjaga keberlanjutan lingkungan melalui praktik efisiensi sumber daya, pengelolaan limbah, dan konservasi alam, sekaligus meningkatkan daya saing destinasi wisata. Lebih lanjut, penelitian ini menemukan bahwa integrasi antara CBT dan ekonomi hijau merupakan faktor kunci dalam mewujudkan pariwisata berkelanjutan yang berdampak pada pembangunan ekonomi lokal. Integrasi ini memungkinkan terciptanya keseimbangan antara dimensi ekonomi, sosial, dan lingkungan. Kontribusi utama penelitian ini terletak pada pengembangan model konseptual yang menghubungkan ketiga dimensi tersebut dalam satu kerangka analisis yang komprehensif. Temuan ini memberikan implikasi teoretis dan kebijakan bagi pengembangan strategi pariwisata berkelanjutan di negara berkembang.
Copyrights © 2026