Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat pemahaman siswa kelas XI SMA Negeri 9 Kupang terhadap konsep Hukum Newton serta mengidentifikasi efektivitas metode demonstrasi berbasis simulasi PhET (Physics Education Technology) dan diskusi dalam meningkatkan pemahaman konsep. Permasalahan utama yang melatarbelakangi penelitian ini adalah rendahnya pemahaman konsep siswa terkait hubungan antara gaya, massa, dan percepatan. Penelitian ini merupakan penelitian Pre-Experimental dengan desain One Group Pretest-Posttest yang melibatkan 35 siswa kelas XI A sebagai subjek penelitian. Pengumpulan data dilakukan melalui tes pretest dan posttest berupa soal uraian dan pilihan ganda yang telah divalidasi. Analisis peningkatan pemahaman dilakukan menggunakan perhitungan N-Gain untuk mengukur efektivitas perlakuan secara kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan skor rata-rata pemahaman siswa dari 42,7 pada pretest menjadi 78,2 pada posttest. Nilai rata-rata N-Gain sebesar 0,62 berada pada kategori sedang, yang menunjukkan bahwa penggunaan simulasi PhET dalam metode demonstrasi dan diskusi efektif dalam membantu siswa mengonkretkan konsep Hukum Newton yang abstrak. Penelitian ini memberikan bukti empiris bahwa integrasi teknologi simulasi dalam pembelajaran aktif dapat menjadi strategi alternatif untuk meningkatkan pemahaman konseptual fisika di sekolah menengah.
Copyrights © 2026