Penelitian ini berjudul tentang “Kajian Persepsi Masyarakat Terhadap Pemanfaatan Minyak Karo Untuk Pengobatan Patah Tulang Di Medan Selayang”. Perkembangan praktik pengobatan medis modern untuk pengobatan patah tulang selalu diiringi dengan perkembangan praktik pengobatan tradisional. Hal tersebut ditunjukkan dengan pengobatan tradisional yang tetap hidup dan menjadi model pengobatan alternative dalam masyarakat. Pemanfaatan minyak karo umumnya digunakan dalam pengobatan harian untuk seperti masuk angin, dikarenakan minyak karo tidak memiliki kandungan kimia dan efek samping maka aman digunakan sehari-hari. Pengobatan tradisional patah tulang menjadi pilihan masyarakat karena alasan seperti lebih murah dan demografi tempat tinggal jauh dari sarana kesehatan dan pengalaman orang terdekat yang mempengaruhi keputusan memilih pengobatan tradisional. Penelitian ini menemukan hasil Masyarakat Medan Selayang memiliki persepsi positif terhadap pengobatan tradisional menggunakan Minyak Karo ditunjukkan dengan tingginya kepercayaan terhadap efektivitas pengobatan tersebut, terutama dalam menangani patah tulang, keseleo, dan nyeri otot. Persepsi ini terbentuk dari pengalaman langsung, warisan budaya, serta lingkungan sosial yang mendukung praktik pengobatan tradisional.
Copyrights © 2026