Perundungan adalah masalah yang masih sering terjadi di sekolah dan dapat memberikan dampak buruk pada perkembangan psikologi, sosial, dan akademik murid. Aktivitas ini tujuannya untuk meningkatkan pemahaman murid mengenai definisi, jenis, dan akibat perundungan serta menanamkan pentingnya sikap saling menghormati dalam interaksi sehari-hari. Program pengabdian masyarakat ini dilaksanakan pada murid sekolah rendah dengan jumlah peserta sebanyak 324 orang. Metode yang dipakai ialah pendekatan design thinking yang meliputi empathize, define, ideate, prototype, dan test, serta didukung dengan sosialisasi interaktif, diskusi, dan penggunaan media visual seperti poster dan papan penghargaan. Hasil dari aktiviti menunjukkan adanya peningkatan pemahaman murid yang ditunjukkan melalui kemampuan peserta menjelaskan kembali materi, mengenali bentuk-bentuk perundungan, serta menampilkan sikap yang lebih menghormati dalam berinteraksi. Selain itu, penggunaan papan penghargaan dapat mendorong pembentukan perilaku positif di kalangan murid. Oleh itu, program ini berkesan sebagai langkah awal dalam usaha pencegahan perundungan dan menyokong terciptanya persekitaran sekolah yang selamat dan aman.
Copyrights © 2026