Penelitian ini berawal dari permasalahan rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model Project Based Learning (PjBL) terhadap hasil belajar siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode pre-eksperimental dengan one group pretest-posttest design. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SDN 057206 Tahun 20 yang berjumlah 30 orang, dengan teknik total sampling. Instrumen penelitian berupa tes hasil belajar sebanyak 25 butuir soal pilihan ganda, hasil uji validitas menunjukkan 20 butir soal valid dan 5 butir soal tidak valid. Uji reliabilitas diperoleh koefesien sebesar 0.85128 yang tergolong katagori sangat tinggi. Data pretest menunjukkan nilai rata-rata 53 dengan ketuntasan 16,7%, sedangkan pada posttest meningkat dengan nilai rata-rata 75 dan ketuntasan 93,3%. Hasil uji normalitas menunjukkan data berdistribusi normal. Uji t berpasangan menghasilkan thitung = 10,30185 > ttabel = 2.00172 (α=0,05), sehingga terdapat perbedaan signifikan antara hasil pretest dan posttest. Perhitungan effect size menghasilkan nilai 2.07 yang termasuk katagori sangat besar, menunjukkan bahwa model PjBL berpengaruh kuat terhadap peningkatan hasil belajar siswa. Berdasarkan hasil tersebut, disimpulkan bahwa penerapan Project Based Learning efektif meningkatkan hasil belajar IPAS siswa kelas V. Rekomendasi penelitian ini adalah agar dapat memanfaatkan Project Based Learning (PjBL) sebagai strategi pembelajaran inovatif.
Copyrights © 2026