Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak transisi demografi terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Sumatera Utara dengan menggunakan Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) dan Rasio Ketergantungan sebagai variabel independen. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berbentuk time series periode 2011–2025 yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS). Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan perangkat lunak EViews, serta didukung oleh uji asumsi klasik yang meliputi uji normalitas, multikolinearitas, heteroskedastisitas, dan autokorelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TPAK berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Provinsi Sumatera Utara dengan nilai probabilitas 0,0307 < 0,05. Sementara itu, Rasio Ketergantungan berpengaruh negatif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dengan nilai probabilitas 0,0000 < 0,05. Secara simultan, TPAK dan Rasio Ketergantungan berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dengan nilai Prob(F-statistic) sebesar 0,000000. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,998137 menunjukkan bahwa 99,81% variasi pertumbuhan ekonomi dapat dijelaskan oleh kedua variabel tersebut. Temuan ini menunjukkan bahwa keberhasilan pemanfaatan bonus demografi di Sumatera Utara sangat dipengaruhi oleh tingginya partisipasi angkatan kerja dan rendahnya rasio ketergantungan sehingga diperlukan kebijakan yang mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia dan perluasan kesempatan kerja.
Copyrights © 2026