Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Dampak Transisi Demografi terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Sumatera Utara : Peran TPAK dan Rasio Ketergantungan: Penelitian Titian Dhea Fresensia Purba; Ellyka Evitasari Purba; Bunga Madu Simanungkalit; M Yudi Fajri; Nela Permata Sari Lubis; Muhammad Alhasymi
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6712

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak transisi demografi terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Sumatera Utara dengan menggunakan Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) dan Rasio Ketergantungan sebagai variabel independen. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berbentuk time series periode 2011–2025 yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS). Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan perangkat lunak EViews, serta didukung oleh uji asumsi klasik yang meliputi uji normalitas, multikolinearitas, heteroskedastisitas, dan autokorelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TPAK berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Provinsi Sumatera Utara dengan nilai probabilitas 0,0307 < 0,05. Sementara itu, Rasio Ketergantungan berpengaruh negatif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dengan nilai probabilitas 0,0000 < 0,05. Secara simultan, TPAK dan Rasio Ketergantungan berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dengan nilai Prob(F-statistic) sebesar 0,000000. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,998137 menunjukkan bahwa 99,81% variasi pertumbuhan ekonomi dapat dijelaskan oleh kedua variabel tersebut. Temuan ini menunjukkan bahwa keberhasilan pemanfaatan bonus demografi di Sumatera Utara sangat dipengaruhi oleh tingginya partisipasi angkatan kerja dan rendahnya rasio ketergantungan sehingga diperlukan kebijakan yang mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia dan perluasan kesempatan kerja.
Pengaruh Jumlah Penduduk dan Indeks Kemahalan Konstruksi terhadap Gini Ratio Kota Medan Tahun 2010–2024: Penelitian Rouli Pranatalia; Afriyani Elizabeth; Rachel Adeline Siagian; William Barker Hutabarat; M Yudi Fajri; Muhammad Yusuf
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 5 Nomor 1 (Juli 2026 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v5i1.7354

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh jumlah penduduk, Indeks Kemahalan Konstruksi (IKK), dan Upah Minimum Provinsi (UMP) terhadap tingkat ketimpangan pendapatan yang diukur dengan Gini Ratio di Kota Medan selama periode 2010–2024. Ketimpangan pendapatan merupakan salah satu permasalahan pembangunan yang dapat memengaruhi kesejahteraan masyarakat dan stabilitas ekonomi daerah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari publikasi resmi Badan Pusat Statistik dan instansi terkait. Analisis dilakukan menggunakan metode regresi linear berganda untuk mengetahui pengaruh masing-masing variabel independen terhadap Gini Ratio sebagai variabel dependen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah penduduk, IKK, dan UMP memiliki hubungan dengan tingkat ketimpangan pendapatan di Kota Medan, baik secara parsial maupun simultan. Peningkatan jumlah penduduk dapat memengaruhi distribusi pendapatan melalui perubahan struktur ekonomi dan pasar tenaga kerja. IKK yang mencerminkan tingkat kemahalan pembangunan di suatu daerah juga berpotensi memengaruhi biaya hidup dan aktivitas ekonomi masyarakat. Sementara itu, UMP berperan dalam meningkatkan pendapatan pekerja sehingga dapat berdampak pada perubahan tingkat ketimpangan. Secara keseluruhan, hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor demografi dan ekonomi memiliki kontribusi terhadap perubahan Gini Ratio di Kota Medan selama periode penelitian. Temuan ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan yang mendukung pemerataan pendapatan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.