Kegiatan ini dilatarbelakangi rendahnya pemahaman peserta didik tentang pengukuran dan geometri, sehingga diperlukan media pembelajaran yang konkret, kontekstual, menyenangkan, dan bermakna. Tujuannya adalah: (1) mengenalkan meteran saku sebagai alat ukur baku dalam pembentukan lapangan hadang, (2) mengenalkan konsep panjang, lebar, dan luas bangun datar melalui praktik langsung, serta (3) meningkatkan sikap matematis peserta didik melalui permainan tradisional hadang. Metode yang digunakan ialah pendekatan partisipatif berbasis game-based learning. Kegiatan dilaksanakan di SDI Paga dengan melibatkan dosen, mahasiswa PGSD, dan peserta didik. Tahapannya meliputi pengenalan alat ukur, pengukuran lapangan, pembuatan garis batas, perhitungan luas, dan praktik permainan hadang untuk mengidentifikasi sikap matematis yang muncul selama permainan. Hasilnya menunjukkan bahwa peserta didik lebih mudah memahami konsep pengukuran dan geometri melalui pengalaman langsung. Selain itu, kegiatan ini menumbuhkan sikap matematis seperti teliti, cermat, disiplin, bertanggung jawab, bekerja sama, berpikir strategis dan logis, cepat memecahkan masalah, serta sportif. Dengan demikian, permainan hadang efektif sebagai media pembelajaran matematika yang kontekstual, interaktif, dan menyenangkan sekaligus mendukung pelestarian budaya lokal.
Copyrights © 2026