Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di sekolah dasar merupakan mata pelajaran yang membantu siswa memahami fenomena alam dan sosial di lingkungan sekitar. Namun, hasil belajar IPAS siswa kelas IV SDN 5 Singakerta masih rendah karena kurangnya variasi model pembelajaran dan penggunaan media yang menarik. Oleh karena itu, penelitian ini menerapkan model (PBL) berbantuan media diorama berbahan daur ulang untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Problem-Based Learning berbantuan media diorama berbahan daur ulang terhadap hasil belajar IPAS siswa kelas IV SDN 5 Singakerta Kecamatan Ubud Gianyar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis pre-eksperimen dan desain One Group Pretest-Posttest Design. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan uji normalitas dan uji hipotesis Paired Sample T-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan hasil belajar IPAS siswa setelah diterapkan model Problem-Based Learning berbantuan media diorama berbahan daur ulang. Hal tersebut dibuktikan dari hasil uji hipotesis yang memperoleh nilai Sig. (2-tailed) < 0,05 sehingga H1 diterima dan H0 ditolak. Dengan demikian, penerapan model Problem-Based Learning berbantuan media diorama berbahan daur ulang berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar IPAS siswa kelas IV SDN 5 Singakerta Kecamatan Ubud Gianyar.
Copyrights © 2026