Industri kopi di Indonesia terus berkembang pesat, seiring dengan perubahan gaya hidup masyarakat yang menjadikan konsumsi kopi sebagai bagian dari aktivitas sosial sehari-hari. Kondisi ini mendorong semakin ketatnya persaingan di antara pelaku usaha coffee shop, sehingga pengelolaan strategi bisnis yang tepat menjadi kunci keberlangsungan usaha. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan manajemen strategik pada Toko Kopi Tuku Cabang Kemang, mencakup identifikasi faktor internal dan eksternal, perumusan strategi, serta penentuan prioritas strategi yang paling relevan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode pengumpulan data melalui observasi, wawancara semi-terstruktur dengan supervisor cabang, studi literatur, dan dokumentasi. Analisis dilakukan menggunakan Matriks IFE, EFE, SWOT, dan QSPM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kopi Tuku Cabang Kemang memiliki skor IFE sebesar 2,96 dan EFE sebesar 2,94, yang mengindikasikan kondisi internal dan eksternal yang cukup kuat. Kekuatan utama perusahaan terletak pada reputasi merek yang sudah dikenal luas, konsistensi kualitas produk, harga terjangkau, serta pendekatan pelayanan yang personal. Berdasarkan analisis QSPM, strategi prioritas yang direkomendasikan adalah penguatan pemasaran digital melalui media sosial, dengan nilai TAS sebesar 5,92, didukung oleh strategi pengembangan inovasi produk sebagai langkah pelengkap. Temuan ini menunjukkan pentingnya transformasi digital dalam mempertahankan daya saing di tengah perubahan perilaku konsumen yang semakin berorientasi pada layanan berbasis teknologi.
Copyrights © 2026