Muhammad Zhafran Syahputra
STIE Indonesia Banking School

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Manajemen Stratejik pada Toko Kopi Tuku Cabang Kemang Shakila Dian Nova; Muhammad Zhafran Syahputra; Abiyyu Rahmatullah; Agus Rizky Pandopotan Siagian; Ahmad Setiawan Nuraya
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.7148

Abstract

Industri kopi di Indonesia terus berkembang pesat, seiring dengan perubahan gaya hidup masyarakat yang menjadikan konsumsi kopi sebagai bagian dari aktivitas sosial sehari-hari. Kondisi ini mendorong semakin ketatnya persaingan di antara pelaku usaha coffee shop, sehingga pengelolaan strategi bisnis yang tepat menjadi kunci keberlangsungan usaha. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan manajemen strategik pada Toko Kopi Tuku Cabang Kemang, mencakup identifikasi faktor internal dan eksternal, perumusan strategi, serta penentuan prioritas strategi yang paling relevan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode pengumpulan data melalui observasi, wawancara semi-terstruktur dengan supervisor cabang, studi literatur, dan dokumentasi. Analisis dilakukan menggunakan Matriks IFE, EFE, SWOT, dan QSPM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kopi Tuku Cabang Kemang memiliki skor IFE sebesar 2,96 dan EFE sebesar 2,94, yang mengindikasikan kondisi internal dan eksternal yang cukup kuat. Kekuatan utama perusahaan terletak pada reputasi merek yang sudah dikenal luas, konsistensi kualitas produk, harga terjangkau, serta pendekatan pelayanan yang personal. Berdasarkan analisis QSPM, strategi prioritas yang direkomendasikan adalah penguatan pemasaran digital melalui media sosial, dengan nilai TAS sebesar 5,92, didukung oleh strategi pengembangan inovasi produk sebagai langkah pelengkap. Temuan ini menunjukkan pentingnya transformasi digital dalam mempertahankan daya saing di tengah perubahan perilaku konsumen yang semakin berorientasi pada layanan berbasis teknologi.
Belanja Rakyat Dan Pemulihan Ekonomi Indonesia: Konsumsi Rumah Tangga sebagai Pendorong Kebangkitan Pasca Covid-19 Halimatus Sadiah; Azmal Hali; Zahra Devina Dewi; Valendra Desilva; Muhammad Zhafran Syahputra; Ahmad Setiawan Nuraya
Journal Social Society Vol. 6 No. 3 (2026): Juli - September 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/jss.6.3.2026.1503

Abstract

Urgensi penelitian ini adalah untuk mengkaji peran konsumsi rumah tangga sebagai penggerak utama pemulihan dan pertumbuhan ekonomi Indonesia pascapandemi COVID-19. Pandemi COVID-19 menyebabkan guncangan yang signifikan terhadap perekonomian Indonesia, yang ditandai dengan menurunnya aktivitas ekonomi, konsumsi rumah tangga, dan pertumbuhan ekonomi nasional. Dalam situasi tersebut, konsumsi rumah tangga kembali memainkan peran strategis sebagai penggerak utama permintaan agregat dan pemulihan ekonomi pascapandemi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dan asosiatif dengan memanfaatkan data sekunder berbentuk deret waktu (time series) yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS), laporan Bank Indonesia, serta berbagai literatur ilmiah yang relevan selama periode 2020–2025. Analisis data dilakukan menggunakan analisis deskriptif, analisis kontribusi, analisis komparatif, dan regresi linear sederhana dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsumsi rumah tangga meningkat secara konsisten dari Rp8.899,92 triliun pada tahun 2020 menjadi Rp12.834,79 triliun pada tahun 2025, sementara Produk Domestik Bruto (PDB) meningkat dari Rp15.443,35 triliun menjadi Rp23.821,10 triliun pada periode yang sama. Konsumsi rumah tangga memberikan kontribusi rata-rata sebesar 54,17% terhadap PDB Indonesia, yang menegaskan perannya sebagai pilar utama perekonomian nasional. Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa konsumsi rumah tangga berpengaruh positif dan signifikan terhadap PDB dengan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,9698 dan koefisien regresi sebesar 2,0067. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan pengeluaran rumah tangga menghasilkan efek pengganda (multiplier effect) yang kuat terhadap output perekonomian nasional. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa kebijakan yang bertujuan menjaga daya beli masyarakat, memperkuat kepercayaan konsumen, serta mendorong pengeluaran rumah tangga dapat mempercepat pemulihan dan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Oleh karena itu, konsumsi rumah tangga dapat dipandang sebagai penstabil perekonomian sekaligus penggerak utama pemulihan ekonomi Indonesia pascapandemi COVID-19. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan konsumsi rumah tangga, mengukur kontribusinya terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), serta mengkaji perannya dalam mendukung pemulihan ekonomi Indonesia selama periode 2020–2025.