Perkembangan teknologi digital telah mengubah pola konsumsi generasi muda, termasuk mahasiswa. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran literasi keuangan dalam menentukan pola konsumsi mahasiswa aktif Jurusan Pendidikan Ekonomi Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif berlandaskan filsafat postpositivisme dengan wawancara mendalam sebagai instrumen utama. Informan dipilih melalui purposive sampling, yaitu mahasiswa yang telah menempuh Mata Kuliah Manajemen Keuangan dan Akuntansi. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman literasi keuangan diperoleh dari mata kuliah Manajemen Keuangan dan Akuntansi, namun masih terdapat kesenjangan antara pemahaman teori dan perilaku konsumsi. Hubungan literasi keuangan dengan pola konsumsi dipengaruhi oleh pengendalian diri, emosi, serta pengaruh media sosial. Berdasarkan analisis, mahasiswa terbagi menjadi tiga tipe, yaitu Konsisten-Terstruktur, Sadar-Parsial, dan Paham-Belum-Terapkan.
Copyrights © 2026