Pergeseran paradigma pendidikan melalui Kurikulum Merdeka menuntut model pembelajaran yang tidak sekadar mengandalkan hafalan, melainkan berfokus pada pemahaman konseptual yang mendalam. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara komprehensif penerapan pendekatan Deep Learning (pembelajaran mendalam) pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) materi "Aku dan Lingkungan Sekitarku" di kelas III SDN 6 Penatih. Studi ini juga memetakan berbagai faktor pendukung, kendala operasional, serta implikasi psikopedagogis dari pendekatan tersebut terhadap dinamika belajar siswa. Menggunakan metode kualitatif deskriptif, data dihimpun melalui teknik observasi non partisipatif, wawancara mendalam bersama guru kelas dan siswa, serta studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Deep Learning dilaksanakan secara berkesinambungan melalui tiga pilar utama, yakni mindful learning (pembelajaran berkesadaran), meaningful learning (pembelajaran bermakna), dan joyful learning (pembelajaran menyenangkan). Faktor pendukung utama meliputi empati pedagogis guru dan ketersediaan infrastruktur digital sekolah, sedangkan hambatan yang muncul bersumber dari variasi konsep diri serta kecemasan internal pada sebagian siswa kelas rendah. Implikasi dari pendekatan ini secara nyata mampu menstimulasi motivasi intrinsik, mengasah nalar kritis, dan mendorong siswa untuk tumbuh menjadi individu yang berfungsi utuh (fully functioning person).
Copyrights © 2026