Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis optimalisasi kegiatan Market Day sebagai pembelajaran kontekstual dalam mengenalkan jajanan lokal pada anak usia dini di KB Auladul Ihsan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus yang dilaksanakan pada Januari–Maret 2026 di KB Auladul Ihsan, Pacitan. Subjek penelitian terdiri atas 24 anak, 3 guru, dan 10 orang tua yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diuji melalui triangulasi dan member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan Market Day menjadi pembelajaran kontekstual yang efektif dalam memberikan pengalaman belajar nyata dan bermakna bagi anak usia dini. Kegiatan ini mampu mengembangkan aspek literasi, numerasi, bahasa, sosial-emosional, kognitif, nilai agama dan moral, serta pengenalan budaya lokal melalui jajanan tradisional seperti klepon, dawet, lapis, dan arem-arem. Anak terlibat aktif sebagai penjual dan pembeli sehingga memperoleh pengalaman konkret mengenai komunikasi, penggunaan uang, kerja sama, dan pembentukan karakter positif. Selain itu, kegiatan ini turut mendukung pelestarian budaya lokal melalui keterlibatan sekolah dan keluarga dalam mengenalkan jajanan tradisional kepada anak sejak dini.
Copyrights © 2026