Penelitian ini memiliki tujuan untuk mendeskripsikan wujud tindak tutur asertif dan penerapan prinsip kerja sama pada interaksi guru dan siswa serta relevansinya untuk pembelajaran bahasa Jawa di SMP. Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan pragmatik. Data pada penelitian ini berupa bentuk tuturan guru dan siswa selama pembelajaran bahasa Jawa. Sumber data pada penelitian ini berupa dokumen dan informan. Teknik pengambilan subjek penelitian menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara. Teknik pengesahan data menggunakan triangulasi teori dan triangulasi sumber. Teknik analisis data melalui (1) pengumpulan data; (2) reduksi data; (3) penyajian data; (4) kesimpulan. Hasil dari penelitian ini (1) wujud tindak tutur asertif yang ditemukan terdiri dari tindak tutur menyatakan 34,3%, tindak tutur mengusulkan 22,8%, tindak tutur mengeluh 14,3%, tindak tutur menyindir 25,7% dan tindak tutur mengklaim 2,9%; (2) penerapan prinsip kerja sama yang ditemukan terdiri dari maksim kuantitas 40%, maksim kualitas 26,7%, maksim relevansi 20% dan maksim pelaksanaan 13,3%.
Copyrights © 2026