Geguritan jarang diminati oleh generasi muda, selain kurangnya minat baca yang rendah geguritan juga memiliki makna yang tersirat sehingga generasi muda harus membaca dengan seksama untuk mencari makna yang ada di dalam geguritan. Penelitian menganalisis perubahan bunyi dalam antologi geguritan “Serat Katresnanku” karya Dwi Urip Ari Murti. Penelitian bertujuan untuk (1) Bentuk perubahan bunyi dalam antologi geguritan Serat Katresnanku karya Dwi Urip Ari Murti, (2) Manfaat perubahan bunyi dalam antologi geguritan Serat Katresnanku karya Dwi Urip Ari Murti, (3) Relevansi hasil analisis perubahan bunyi dalam antologi geguritan Serat Katresnanku karya Dwi Urip Ari Murti dengan materi ajar bahasa Jawa di SMP. Metode yang digunakan yaitu penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengambilan sampel yaitu Purposive Sampling. Data berupa perubahan bunyi Bahasa, manfaat perubahan bunyi Bahasa, dan relevansi hasi analisis terhadap pembelajaran Bahasa Jawa di SMP. Sumber data yaitu dokumen dan wawancara. Pengumpulan data, yaitu observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Teknik validitas data, yaitu triangulasi sumber dan triangulasi teori. Teknik analisis data menggunakan model analisis interaktif menurut Miles dan Huberman. Hasil penelitian yaitu: (1) Pada antologi geguritan Serat Katresnanku ditemukan penambahan bunyi, pengurangan bunyi, pergeseran bunyi, vaiasi bebas, (2) menambah keindahan dan mempermudah pengucapan, (3) Guru dan siswa mendapat ilmu baru mengenai perubahan bunyi bahasa geguritan.
Copyrights © 2026