Pembelajaran Bahasa Indonesia untuk siswa tunagrahita di tingkat SMP memiliki peranan penting dalam meningkatkan kemampuan komunikasi dan interaksi sosial. Namun, terdapat banyak tantangan besar dalam pelaksanaannya di lapangan. Studi ini bertujuan untuk menguraikan masalah yang dihadapi dalam pembelajaran Bahasa Indonesia bagi siswa tunagrahita pada tingkat SMP serta langkah-langkah yang diambil oleh para guru. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data diperoleh melalui wawancara dengan guru di SLBN Asahan dan SLB Melati Aisyiyah di Sumatera Utara. Temuan penelitian mengidentifikasi lima permasalahan utama: kesulitan dalam mengenali huruf dan membaca, kesulitan dalam memahami instruksi yang rumit, keterbatasan daya ingat, gangguan dalam konsentrasi, serta rendahnya kepercayaan diri siswa. Sebagai solusinya, guru menerapkan metode membaca secara bertahap, memanfaatkan media visual (seperti kartu huruf, gambar, dan video), menyederhanakan instruksi, melakukan pengulangan materi, dan menciptakan suasana kelas yang mendukung dengan memberikan pujian. Inovasi strategi pembelajaran yang fleksibel dan berbasis aktivitas sangat penting untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran bagi siswa dengan kebutuhan khusus.
Copyrights © 2026