Pendidikan karakter merupakan usaha sadar untuk membantu individu memahami, menghayati, dan menerapkan nilai-nilai etika inti, seperti kejujuran, tanggung jawab, disiplin, kerja sama, empati, dan cinta tanah air. Namun, dalam praktiknya, pendidikan karakter belum diterapkan secara optimal karena sering diajarkan hanya melalui instruksi verbal tanpa dikaitkan dengan kehidupan nyata siswa. Salah satu upaya penguatan pendidikan karakter dapat dilakukan melalui pemanfaatan kearifan lokal, seperti sastra daerah, salah satunya Satua I Lubdaka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan melalui analisis berbagai sumber tertulis yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Satua I Lubdaka mengandung nilai-nilai pendidikan karakter, seperti religiusitas, kesadaran diri, refleksi moral, perubahan perilaku, tanggung jawab, ketekunan, kesabaran, kemanusiaan, hukum karma, dan kearifan lokal terkait makna Siwaratri. Nilai-nilai tersebut tercermin melalui perubahan tokoh utama menjadi pribadi yang lebih baik sehingga satua ini berpotensi menjadi media pembelajaran karakter berbasis budaya lokal.
Copyrights © 2026