Gangguan bicara dan bahasa merupakan salah satu gangguan perkembangan yang paling umum ditemui pada anak usia dini, yang berdampak signifikan terhadap kemampuan komunikasi, interaksi sosial, dan kesiapan akademik anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor risiko utama yang terkait dengan keterlambatan bicara dan bahasa serta mengevaluasi efektivitas berbagai strategi intervensi dini. Dengan menggunakan pendekatan mixed-methods, data dikumpulkan melalui kuesioner orang tua, asesmen langsung pada anak, serta wawancara dengan pendidik dan terapis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor seperti interaksi orang tua yang terbatas, paparan screen time yang berlebihan, dan riwayat gangguan bicara dalam keluarga memiliki korelasi kuat dengan keterlambatan. Selain itu, program intervensi terstruktur yang mengintegrasikan pelatihan orang tua dan terapi berbasis permainan menunjukkan perbaikan yang signifikan dalam pemerolehan bahasa. Penelitian ini menegaskan pentingnya deteksi dini dan intervensi holistik yang berpusat pada keluarga untuk memitigasi dampak jangka panjang dan mendukung hasil perkembangan yang optimal.
Copyrights © 2026