Penelitian ini dilatar belakangi oleh identifikasi kendala dalam pengelolaan dana bantuan sosial dan faktor-faktor penyebab ketidaktepatan sasaran penyaluran bantuan kepada lansia. Metode yang digunakan meliputi observasi, wawancara dengan pengelola serta penerima manfaat, dan analisis data dari berbagai sumber. Pendekatan penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa ketidakakuratan data dan proses pencatatan yang masih manual menjadi hambatan utama dalam efektivitas penyaluran bantuan. Perubahan pengelolaan dana dari kepala desa ke aparat desa diharapkan dapat meningkatkan profesionalisme dan akuntabilitas. Rekomendasi yang disarankan meliputi perbaikan sistem pendataan dan transparansi agar bantuan tepat sasaran dan meningkatkan kesejahteraan lansia di desa tersebut.. Rumusan masalah utama meliputi sejauh mana efektivitas program tersebut dan persepsi masyarakat terhadap ketepatan sasaran PKH.
Copyrights © 2026