Penelitian ini mengkaji persepsi pembaca terhadap novel 00.00 karya Ameylia Falensia dengan menggunakan pendekatan sosiologi sastra. Penelitian bersifat kualitatif-deskriptif dengan melibatkan enam responden dari kelompok dewasa muda (19–25 tahun) melalui kuesioner daring dan dokumentasi komentar pembaca di media sosial. Temuan penelitian mengungkap tiga dimensi persepsi pembaca: (1) pada tahap awal membaca, pembaca cenderung menempatkan teks sebagai otoritas utama pemahaman, dengan 83,3% responden menyatakan pemahaman mereka lebih dipengaruhi isi cerita; (2) dalam memaknai unsur-unsur novel—tokoh, konflik, dan alur respon pembaca beragam, dengan pemaknaan konflik terbagi merata antara cerminan pengalaman pribadi, gambaran kehidupan sosial, dan cerita fiksi semata; serta (3) pada tahap pembentukan kesimpulan akhir, 66,7% pembaca menyadari bahwa makna sangat bergantung pada pengalaman pribadi. Data komentar media sosial memperkuat temuan tersebut dengan mengungkap respon emosional kolektif yang intens, mencerminkan kemampuan novel ini berfungsi sebagai cermin sosial yang produktif bagi generasi muda kontemporer.
Copyrights © 2026