Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh upah minimum regional (UMR) sebagai proxy pendapatan riil dan harga eceran terhadap konsumsi daging sapi dan ayam ras di Provinsi Sumatera Utara. Menggunakan data sekunder deret waktu (time-series) tahun 1995 hingga 2025, analisis dilakukan dengan metode regresi linier berganda model logaritma natural ganda (double-log). Hasil estimasi menunjukkan bahwa peningkatan upah nominal berhasil mendorong peningkatan konsumsi daging sapi dan ayam secara signifikan dalam jangka panjang, yang menunjukkan berlakunya Hukum Engel. Sebaliknya, fluktuasi harga memberikan dampak negatif yang inelastis terhadap permintaan, terutama daging sapi akibat pengaruh sosial-budaya yang kuat. Hubungan substitusi yang erat terkonfirmasi saat guncangan pendapatan riil terjadi, memaksa rumah tangga beralih mengonsumsi protein hewani yang lebih ekonomis. Kebijakan stabilisasi pasokan dan harga diusulkan sebagai langkah strategis pengamanan konsumsi protein hewani daerah.
Copyrights © 2026