Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh shift kerja dan masa kerja terhadap keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs) pada pekerja pelayanan teknik di PT PLN (Persero) ULP Pancur Batu. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif analitik dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pekerja pelayanan teknik dengan jumlah 50 orang, dan teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Analisis data dilakukan secara univariat, bivariat dengan uji Chi-Square, serta multivariat menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pekerja mengalami keluhan MSDs kategori ringan sebanyak 54%, dan kategori berat sebanyak 46%. Hasil uji parsial (uji t) menunjukkan bahwa masa kerja berpengaruh negatif dan signifikan terhadap keluhan MSDs (p = 0,022), sedangkan shift kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap keluhan MSDs (p = 0,000). Hasil uji simultan (uji F) juga menunjukkan bahwa masa kerja dan shift kerja secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap keluhan MSDs (p = 0,001). Kesimpulannya, keluhan MSDs pada pekerja pelayanan teknik dipengaruhi oleh faktor masa kerja dan shift kerja. Oleh karena itu, diperlukan pengelolaan sistem kerja dan penjadwalan shift yang baik serta penerapan aspek ergonomi untuk mengurangi risiko keluhan MSDs pada pekerja.
Copyrights © 2026