Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis wacana ekolinguistik dalam konten gerakan pengelolaan sampah pada akun TikTok Pandawara Group. Media sosial TikTok saat ini tidak hanya berfungsi sebagai sarana hiburan, tetapi juga menjadi media kampanye sosial dan lingkungan yang efektif dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap isu ekologis. Konten-konten yang diproduksi Pandawara Group menampilkan aktivitas pembersihan sampah di sungai, pantai, dan lingkungan perkotaan dengan penggunaan bahasa persuasif, visual dramatik, serta narasi edukatif yang mengandung nilai ekologis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode analisis wacana ekolinguistik. Data penelitian diperoleh dari video, narasi, dan komentar pada akun TikTok Pandawara Group yang berkaitan dengan pengelolaan sampah dan pelestarian lingkungan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi digital, dokumentasi, dan pencatatan unsur kebahasaan yang mencerminkan relasi manusia dengan lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wacana yang dibangun Pandawara Group mengandung ideologi pelestarian lingkungan, kritik terhadap perilaku masyarakat yang tidak peduli terhadap sampah, serta ajakan kolektif untuk menjaga kebersihan lingkungan. Penggunaan bahasa yang sederhana, emosional, dan komunikatif dalam konten TikTok mampu membangun kesadaran ekologis masyarakat, khususnya generasi muda. Dengan demikian, media sosial TikTok dapat menjadi media ekoliterasi yang efektif dalam menyebarkan gerakan lingkungan berbasis digital.
Copyrights © 2026