Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya perbedaan efektivitas antara pembelajaran berbasis teknologi dan pembelajaran konvensional pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) siswa kelas V di SDN Adiarsa Barat IV. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan efektivitas kedua metode pembelajaran tersebut dalam meningkatkan pemahaman dan minat belajar siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan komparatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis teknologi lebih efektif dalam meningkatkan motivasi, keaktifan, dan pemahaman siswa, sedangkan pembelajaran konvensional lebih efektif dalam penanaman nilai moral dan pembentukan karakter. Dengan demikian, kombinasi kedua metode pembelajaran dinilai lebih efektif untuk diterapkan dalam pembelajaran PAI.
Copyrights © 2026