Khalid Ramdhani
Pendidikan Agama Islam, Universitas Singaperbangsa Karawang

Published : 7 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Analisis Perbedaan Efektivitas Pembelajaran Berbasis Teknologi dan Pembelajaran Konvensional pada Mata Pelajaran PAI pada Siswa Kelas V di SDN Adiarsa Barat IV Fadilah Nur Zikriyah; Fuad Shofwan; Fathiyah Azahra; Deni Ramdani; Khalid Ramdhani
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.39196

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya perbedaan efektivitas antara pembelajaran berbasis teknologi dan pembelajaran konvensional pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) siswa kelas V di SDN Adiarsa Barat IV. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan efektivitas kedua metode pembelajaran tersebut dalam meningkatkan pemahaman dan minat belajar siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan komparatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis teknologi lebih efektif dalam meningkatkan motivasi, keaktifan, dan pemahaman siswa, sedangkan pembelajaran konvensional lebih efektif dalam penanaman nilai moral dan pembentukan karakter. Dengan demikian, kombinasi kedua metode pembelajaran dinilai lebih efektif untuk diterapkan dalam pembelajaran PAI.
Perbandingan Media Pembelajaran Berbasis Konvensional dengan Teknologi Digital terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas II SDN Adiarsa Barat 1 Azizah Ramadhani; Iis Izzatul Hasanah; Hilman Alifiandra; Azzahra Kurnia Nur Ramadhani; Khalid Ramdhani
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.39378

Abstract

Perkembangan pesat teknologi digital telah mengubah lanskap dunia pendidikan secara menyeluruh, terutama dalam hal pemilihan dan pemanfaatan media pembelajaran di ruang kelas. Studi ini dirancang untuk menguji secara komparatif tingkat efektivitas antara media pembelajaran berbasis digital dan media pembelajaran konvensional dalam mempengaruhi capaian akademik siswa kelas II di SDN Adiarsa Barat 1. Metodologi yang diterapkan adalah pendekatan kuantitatif melalui rancangan eksperimen semu dengan pola nonequivalent control group. Pengukuran dilakukan menggunakan instrumen tes kognitif yang diberikan sebelum dan sesudah proses intervensi berlangsung. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan serangkaian uji statistik meliputi uji normalitas, uji kesamaan varians, uji beda rata-rata, serta penghitungan indeks N-Gain. Temuan penelitian memperlihatkan bahwa kelompok eksperimen meraih rata-rata nilai akhir sebesar 78,80 dengan skor N-Gain 0,50, sementara kelompok kontrol mencatat rata-rata 75,00 dengan N-Gain 0,42. Pengujian statistik membuktikan adanya perbedaan yang bermakna di antara kedua kelompok tersebut. Dari hasil ini dapat ditarik simpulan bahwa penggunaan media berbasis teknologi digital secara nyata lebih unggul dalam mendorong peningkatan prestasi belajar siswa dibandingkan dengan pendekatan konvensional.
Pengaruh Teknologi Pendidikan terhadap Hasil Belajar Siswa pada Pelajaran PAI di SDN Palumbonsari 2 Fairuz Sausan Kamil; Azzahra Meitania Putri; Elvira Rismaya Putri; Divia Zahra Nuraulia; Ariq Wicaksono; Khalid Ramdhani
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40009

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar Pendidikan Agama Islam akibat penggunaan metode pembelajaran konvensional yang monoton. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas integrasi teknologi pendidikan melalui aplikasi Quizizz dalam meningkatkan hasil belajar siswa di SDN Palumbonsari 2. Metode penelitian yang diterapkan adalah eksperimen semu dengan rancangan kelompok kontrol tidak ekuivalen. Data dikumpulkan menggunakan instrumen tes awal dan tes akhir pada kelompok eksperimen serta kelompok kontrol. Teknik analisis data meliputi uji prasyarat dan uji-t sampel independen. Hasil penelitian menunjukkan rerata skor peningkatan kelas eksperimen sebesar 0,080 dan kelas kontrol sebesar 0,050, yang keduanya berada pada kategori rendah. Hasil pengujian hipotesis memperoleh nilai signifikansi sebesar 0,659, sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat perbedaan hasil belajar yang signifikan secara statistik antara penggunaan teknologi pendidikan dan metode konvensional dalam penelitian ini. Temuan ini mengindikasikan perlunya optimalisasi penggunaan media digital untuk mencapai efektivitas pembelajaran yang lebih tinggi.
Analisis Pembelajaran Konvesional dan Pembelajaran Berbasis Teknologi Pendidikan terhadap Antusiasme Belajar Siswa di SDN Sukaluyu 1 Revany Nazwa L. U; Safira Nur Azizah; Salman Faris; Naura Zakia R; Khalid Ramdhani
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40014

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan teknologi pendidikan terhadap hasil belajar siswa di SDN Sukaluyu 1. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan membandingkan pembelajaran berbasis teknologi pendidikan dan pembelajaran menggunakan metode ceramah. Data diperoleh melalui pre-test dan post-test yang dianalisis menggunakan gain score. Hasil penelitian menunjukkan adanya persamaan bahwa kedua pembelajaran sama-sama mampu meningkatkan hasil belajar siswa. Persamaan tersebut terlihat dari meningkatnya nilai siswa setelah mengikuti proses pembelajaran. Namun, peningkatan yang diperoleh melalui teknologi pendidikan lebih optimal dibandingkan metode ceramah. Rata-rata gain score pada pembelajaran berbasis teknologi pendidikan sebesar 0,87 dengan kategori tinggi, sedangkan metode ceramah sebesar 0,47 dengan kategori sedang. Selain itu, ditemukan persamaan dengan berbagai penelitian sebelumnya yang menunjukkan bahwa penggunaan media digital dapat meningkatkan perhatian, motivasi, dan keterlibatan siswa dalam belajar. Dengan demikian, teknologi pendidikan terbukti lebih efektif dalam mendukung peningkatan hasil belajar siswa di SDN Sukaluyu 1.
Efektivitas Teknologi Pendidikan Dibandingkan Metode Ceramah terhadap Hasil Belajar Siswa pada Materi Khulafaurrasyidin di Kelas 5A SDN Sukaluyu IV Reza Maulana; Siti Latifah; Nur Khalisah; Ade Hidayat; Ariel Fadilah Azam; Khalid Ramdhani
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40245

Abstract

Penelitian ini berangkat dari fenomena rendahnya motivasi serta hasil belajar siswa pada materi Khulafaurrasyidin di SDN Sukaluyu 4, yang ditengarai akibat ketergantungan pada metode ceramah konvensional. Di tengah arus digitalisasi, materi sejarah sering kali dianggap membosankan karena penyampaian yang minim visualisasi dan bersifat searah. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi serta membandingkan efektivitas penggunaan teknologi pendidikan dengan metode ceramah dalam meningkatkan pemahaman serta keterlibatan siswa. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, peneliti terjun langsung melakukan observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan guru PAI, serta studi dokumentasi terhadap sarana digital sekolah. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa integrasi teknologi seperti media audio-visual gerak dan platform kuis gamifikasi mampu mentransformasi suasana kelas menjadi jauh lebih interaktif. Hal ini terlihat dari peningkatan durasi fokus siswa yang semula hanya bertahan sekitar 15 menit menjadi sepanjang sesi pembelajaran. Teknologi bertindak sebagai jembatan kognitif yang memvisualisasikan karakter tokoh sejarah secara nyata bagi siswa, sekaligus meminimalisir distraksi dari kebiasaan digital luar sekolah. Namun, penelitian juga menemukan bahwa peran guru tetap krusial sebagai pemberi makna moral melalui strategi ceramah interaktif. Kesimpulannya, sinergi antara inovasi teknologi dan pendampingan guru terbukti lebih unggul dalam meningkatkan kualitas hasil belajar di SDN Sukaluyu 4 dibandingkan metode konvensional yang monoton. Hasil ini merekomendasikan perlunya optimalisasi sarana digital sekolah untuk menunjang pembelajaran PAI yang lebih relevan dengan perkembangan zaman.
Perbandingan Hasil Belajar melalui Pre-test dan Post-test pada Kelas Konvensional dan Kelas Berbasis Media Digital di Kelas IV SDN Karangsari 02 Khalid Ramdhani; Salvina Cahya Az-Zahra; Reva Fadhillah; Nina Nurhavifah; Sabrina Siti Az Zahra; Rahmad Nauli Nasution
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40388

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan karena hasil belajar dan partisipasi siswa dalam pembelajaran masih tergolong rendah akibat dominannya penggunaan metode ceramah. Tujuan penelitian adalah mengetahui perbedaan hasil belajar antara siswa yang mengikuti pembelajaran berbantuan media digital berbasis Educaplay dan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada kelas IV SDN Karangsari 02. Penelitian menggunakan pendekatan mixed methods dengan mengombinasikan metode kuantitatif dan kualitatif. Subjek penelitian terdiri atas kelas IV A sebagai kelas eksperimen yang memanfaatkan media digital Educaplay dan kelas IV B sebagai kelas kontrol yang menggunakan metode ceramah. Data diperoleh melalui tes, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media digital berbasis Educaplay memberikan pengaruh yang lebih baik terhadap hasil belajar siswa dibandingkan pembelajaran konvensional. Selain meningkatkan nilai akademik, media tersebut juga mampu mendorong keaktifan dan keterlibatan siswa selama proses pembelajaran. Oleh karena itu, media digital berbasis Educaplay dinilai efektif untuk mendukung peningkatan hasil belajar siswa sekolah dasar.
Analisis Perbandingan Metode Ceramah dan Pembelajaran Berbasis Teknologi terhadap Hasil Belajar Pada Mata Pelajaran PAI di Kelas III SDN Sukaharja I Pipih Muflihah; Puput Fadila Layyina; Ramaditya Saleh; Ratna Dzilla Pebriani; Risda Maulida Ananda; Khalid Ramdhani
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40716

Abstract

Dalam rangka meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) khususnya pada materi tentang salat Rawatib, penelitian ini membandingkan efektivitas perkuliahan dan pendekatan pembelajaran berbasis teknologi pada Kelas III SDN Sukaharja I. Penelitian ini menggunakan rancangan sekuensial penjelas dengan menggunakan teknik campuran. Dua puluh empat siswa menjadi subjek penelitian, dan mereka dibagi menjadi dua kelas: kelas eksperimen dan kelas kontrol. Pengujian, observasi, dan pemeriksaan dokumen adalah metode yang digunakan untuk mengumpulkan data. Statistik deskriptif dan perhitungan N-Gain digunakan untuk mengkaji data kuantitatif, sedangkan prosedur reduksi data, penyajian data, dan pengambilan kesimpulan digunakan untuk mengkaji data kualitatif. Pembelajaran berbasis teknologi lebih unggul daripada instruksi lisan, menurut penelitian. Dengan Perolehan-N sebesar 0,85 (kategori tinggi), rata-rata nilai praperadilan eksperimen meningkat dari 62,58 menjadi 93,42 pada post-test. Skor pra-tes rata-rata kelompok kontrol adalah 57,92, tetapi meningkat menjadi 62,58 dengan Perolehan N sebesar 0,11 (kategori rendah). Selain itu, dibandingkan dengan siswa dalam kelompok kontrol, siswa dalam kelompok eksperimen memiliki tingkat partisipasi yang lebih tinggi, pemahaman materi yang lebih cepat, dan motivasi belajar yang lebih besar. Oleh karena itu, telah ditunjukkan bahwa penggunaan teknologi dalam pembelajaran PAI meningkatkan hasil belajar, keterlibatan siswa, pengetahuan, dan aktivitas lebih dari teknik pengajaran berbasis ceramah tradisional.