Peristiwa Gerakan 30 September 1965 atau yang lebih dikenal dengan G.30.S/PKI merupakan salah satu tragedi kelam dalam sejarah Indonesia yang hingga kini masih menyisakan banyak pertanyaan dan perdebatan di kalangan akademisi maupun masyarakat umum. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji secara komprehensif tiga aspek utama dari peristiwa tersebut: prolog yang melatarbelakangi terjadinya gerakan, epilog berupa dampak dan akibat yang ditimbulkan pasca-peristiwa, serta analisis berbagai pendapat dan teori yang berkembang mengenai siapa sesungguhnya dalang di balik gerakan ini. Dengan menggunakan metode studi kepustakaan dan pendekatan historis-kritis, penelitian ini menganalisis berbagai sumber primer dan sekunder yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa G.30.S/PKI merupakan peristiwa yang sangat kompleks dengan latar belakang politik, sosial, dan ekonomi yang saling berkelindan. Setidaknya terdapat empat teori besar yang berupaya menjelaskan peristiwa ini: teori PKI sebagai dalang utama, teori keterlibatan militer, teori intervensi asing khususnya Amerika Serikat, dan teori Soekarno. Setiap teori memiliki argumentasi dan bukti pendukungnya masing-masing, sehingga kebenaran mutlak peristiwa ini masih menjadi perdebatan akademik hingga saat ini.
Copyrights © 2026