JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus

Pembelajaran Inklusif bagi Warga Binaan Perempuan melalui Program Kesetaraan di Lapas Kelas II B Bengkulu

Ari Putra (Pendidikan Nonformal, Universitas Bengkulu)
Wiwin Yunita (Pendidikan Nonformal, Universitas Bengkulu)
Kezia Kasandravati (Pendidikan Nonformal, Universitas Bengkulu)
Dhea Aprifa (Pendidikan Nonformal, Universitas Bengkulu)



Article Info

Publish Date
07 Jun 2026

Abstract

Pendidikan inklusif merupakan pendekatan yang menekankan akses pendidikan yang setara bagi semua, dengan lingkungan belajar yang inklusif maka mampu meningkatkan pengetahuan, keterampilan, kepercayaan diri, serta kesiapan warga binaan perempuan untuk kembali dan beradaptasi di masyarakat. Pendidikan sebagai hak dasar setiap individu, termasuk warga binaan, memiliki peran penting dalam proses pembinaan, pemberdayaan, serta persiapan reintegrasi sosial. Penelitian pada warga binaan Lapas II B ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan uji keabsahan melalui triangulasi sumber dan teknik. Proses pembelajaran dilaksanakan secara fleksibel sesuai kondisi lapas dengan pendekatan yang adaptif, terbuka, dan partisipatif. Tutor berperan sebagai fasilitator, motivator, evaluator, dan informator dalam mendukung keberhasilan pembelajaran. Meskipun masih terdapat keterbatasan fasilitas belajar, pelaksanaan pendidikan telah menunjukkan adanya upaya menciptakan lingkungan belajar inklusif melalui pemberian kesempatan belajar yang setara tanpa diskriminasi.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jptam

Publisher

Subject

Social Sciences

Description

Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues ...