Kecanduan game online menjadi salah satu perilaku adiktif yang berkembang pesat di kalangan remaja dan dewasa awal seiring kemajuan teknologi digital. Dalam perspektif psikologi kriminal, kecanduan game online berpotensi meningkatkan risiko perilaku menyimpang dan kriminal akibat rendahnya kontrol diri, impulsivitas, serta moral disengagement. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi perubahan perilaku individu yang mengalami kecanduan game online setelah diberikan intervensi terapi perilaku. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus terhadap seorang mahasiswa yang mengalami kecanduan game online. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terapi perilaku efektif dalam menurunkan intensitas bermain game online, meningkatkan kontrol diri, regulasi emosi, tanggung jawab akademik, dan hubungan sosial klien. Selain itu, intervensi ini juga membantu menurunkan faktor risiko kriminogenik laten yang berkaitan dengan kecanduan game online. Temuan ini menunjukkan bahwa terapi perilaku dapat menjadi strategi preventif psikologis dalam meminimalkan kecenderungan perilaku menyimpang pada individu yang mengalami kecanduan game online.
Copyrights © 2026