Miftahuddin Miftahuddin
Bimbingan Konseling Islam, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Adaptasi Remaja dalam Menghadapi Tekanan Sosial serta Perubahan Gaya Hidup di Era Digital Siti Herawati; M. Fahli Zatrahadi; Miftahuddin Miftahuddin
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.38542

Abstract

Masa remaja adalah fase perkembangan yang sangat rentan terhadap tekanan sosial, terutama di era digital saat ini yang ditandai dengan meningkatnya penggunaan media sosial di kalangan anak muda. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengalaman subjektif remaja dalam menghadapi tekanan sosial serta perubahan gaya hidup yang muncul akibat perkembangan teknologi digital. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan tipe fenomenologi, khususnya Analisis Fenomenologi Interpretatif (IPA). Informan dipilih secara purposif dengan kriteria remaja berusia 14-19 tahun yang telah aktif menggunakan media sosial selama minimal dua tahun. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi partisipatif, serta kuesioner skala Likert sebagai data pelengkap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa remaja mengalami tekanan sosial digital berupa rasa takut ketinggalan (Fear of Missing Out/FoMO), perbandingan sosial, dan ketergantungan pada pengakuan digital. Perubahan gaya hidup yang ditemukan mencakup berkurangnya waktu tidur dan perubahan pola interaksi sosial. Namun, beberapa remaja mampu menyesuaikan diri dengan menerapkan pengaturan diri, berpikir kritis, dan mempertahankan identitas diri mereka.
Kecanduan Game Online sebagai Faktor Risiko Perilaku Kriminal: Perspektif Psikologi Kriminal dan Intervensi Terapi Perilaku Taufik Hidaya Tullah; M. Fahli Zatrahadi; Miftahuddin Miftahuddin
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.39270

Abstract

Kecanduan game online menjadi salah satu perilaku adiktif yang berkembang pesat di kalangan remaja dan dewasa awal seiring kemajuan teknologi digital. Dalam perspektif psikologi kriminal, kecanduan game online berpotensi meningkatkan risiko perilaku menyimpang dan kriminal akibat rendahnya kontrol diri, impulsivitas, serta moral disengagement. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi perubahan perilaku individu yang mengalami kecanduan game online setelah diberikan intervensi terapi perilaku. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus terhadap seorang mahasiswa yang mengalami kecanduan game online. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terapi perilaku efektif dalam menurunkan intensitas bermain game online, meningkatkan kontrol diri, regulasi emosi, tanggung jawab akademik, dan hubungan sosial klien. Selain itu, intervensi ini juga membantu menurunkan faktor risiko kriminogenik laten yang berkaitan dengan kecanduan game online. Temuan ini menunjukkan bahwa terapi perilaku dapat menjadi strategi preventif psikologis dalam meminimalkan kecenderungan perilaku menyimpang pada individu yang mengalami kecanduan game online.
Peran Keterlibatan Ayah dalam Kesejahteraan Psikologis Remaja: Sebuah Tinjauan Literatur Nadia Febriani; M. Fahli Zatrahadi; Miftahuddin Miftahuddin
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masa remaja adalah tahapan pertumbuhan yang penting, dikenali dengan perubahan biologis, mental, dan juga sosial, sehingga berpotensi mengalami penurunan kesejahteraan psikologis. Keterbatasan keterlibatan ayah saat pengasuhan merupakan sebagian faktor yang berkontribusi terhadap kondisi tersebut, terutama dalam konteks budaya patriarki di Indonesia yang cenderung memosisikan ayah selaku mencari rezeki utama. Penelitian ini bermaksud untuk menganalisis hubungan positif antara keterlibatan ayah dan kesejahteraan psikologis remaja melalui pendekatan tinjauan literatur naratif. Sebanyak delapan belas artikel ilmiah peer-review periode 2022-2026 dianalisis dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian ini mengungkapkan keterlibatan ayah yang berkelanjutan (engagement, accessibility, dan responsibilitas) berdampak positif dengan peningkatan penerimaan diri, hubungan interpersonal, kepercayaan diri, penurunan stres dan perilaku bermasalah pada remaja. Sebaliknya, kondisi fatherless meningkatkan risiko gangguan kesehatan mental. Penelitian ini menegaskan peran ayah merupakan faktor protektif penting, sehingga diperlukan peningkatan kesadaran dan partisipasi aktif ayah dalam pengasuhan guna mendukung kesejahteraan psikologis remaja Indonesia.