Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kritik kerusakan alam dan eksploitasi lingkungan dalam puisi Sajak Matahari karya W.S. Rendra melalui pendekatan ekolinguistik. Kajian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya krisis ekologis yang tidak hanya dipengaruhi oleh tindakan manusia terhadap alam, tetapi juga oleh konstruksi bahasa yang membentuk cara pandang manusia terhadap lingkungan. Puisi sebagai karya sastra dipandang memiliki kemampuan untuk merepresentasikan realitas sosial dan ekologis melalui penggunaan bahasa yang simbolik dan metaforis. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik analisis isi terhadap diksi, metafora, simbol, dan representasi relasi manusia dengan alam dalam puisi Sajak Matahari. Data penelitian berupa kutipan-kutipan puisi yang mengandung unsur ekologis dan kritik lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa puisi Sajak Matahari merepresentasikan kritik terhadap eksploitasi alam, ketidakseimbangan hubungan manusia dengan lingkungan, serta dampak keserakahan manusia terhadap keberlangsungan ekosistem. Penggunaan metafora dan simbol ekologis dalam puisi memperlihatkan bagaimana bahasa sastra berfungsi sebagai media kritik sosial sekaligus sarana membangun kesadaran ekologis masyarakat. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pengembangan kajian ekolinguistik dan sastra lingkungan di Indonesia.
Copyrights © 2026