Lansia merupakan kelompok masyarakat yang mengalami berbagai perubahan fisik, psikologis, sosial, dan emosional akibat proses penuaan. Kondisi tersebut menyebabkan lansia membutuhkan perhatian khusus agar tetap sehat, mandiri, dan produktif dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pendampingan kesehatan berbasis bimbingan kelompok dalam meningkatkan kesehatan dan produktivitas lansia. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Wawancara dilakukan kepada lansia dan pendamping kegiatan, observasi dilakukan terhadap aktivitas kelompok lansia, sedangkan dokumentasi digunakan untuk memperkuat data penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendampingan kesehatan berbasis bimbingan kelompok mampu meningkatkan pengetahuan kesehatan lansia, memperkuat hubungan sosial, meningkatkan motivasi hidup, mengurangi rasa kesepian, serta membantu lansia menjalankan pola hidup sehat secara berkelanjutan. Kegiatan bimbingan kelompok juga memberikan ruang bagi lansia untuk saling berbagi pengalaman dan dukungan emosional sehingga tercipta lingkungan sosial yang positif. Selain itu, program pendampingan kesehatan dapat membantu lansia tetap aktif dalam kegiatan sosial maupun ekonomi sesuai kemampuan yang dimiliki. Dengan demikian, pendampingan kesehatan berbasis bimbingan kelompok dapat menjadi salah satu strategi efektif dalam mewujudkan lansia yang sehat, mandiri, aktif, dan produktif di masyarakat.
Copyrights © 2026