Perencanaan pembelajaran abad 21 menuntut guru menyusun modul ajar yang tidak hanya memenuhi kebutuhan administratif, tetapi juga mampu mengarahkan pembelajaran yang aktif, interaktif, kontekstual, dan relevan dengan perkembangan teknologi. Penelitian ini bertujuan mengembangkan rancangan modul ajar interaktif pada perencanaan pembelajaran abad 21 berdasarkan data kebutuhan, kajian teori, dan penelitian terdahulu. Metode penelitian menggunakan pendekatan penelitian dan pengembangan dengan model ADDIE yang dibatasi pada tahap analisis, desain, dan pengembangan produk awal. Data dikumpulkan melalui studi dokumentasi terhadap data PISA 2022, APJII 2024, BPS 2024/2025, dokumen Kurikulum Merdeka, serta artikel jurnal relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan modul ajar interaktif memiliki dasar kebutuhan yang kuat. Capaian PISA 2022 memperlihatkan bahwa kemampuan literasi, numerasi, dan sains peserta didik Indonesia masih perlu diperkuat. Data APJII dan BPS memperlihatkan peluang pemanfaatan teknologi digital, meskipun akses komputer belum merata. Rancangan modul ajar interaktif yang dihasilkan memuat tujuan pembelajaran, asesmen diagnostik, kegiatan berbasis 4C, media digital dan luring, LKPD interaktif, refleksi, serta rubrik penilaian. Modul ajar interaktif berpotensi membantu guru menyusun pembelajaran yang lebih terarah, fleksibel, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik abad 21.
Copyrights © 2026