Pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar tidak hanya berfokus pada membaca dan menulis secara mekanis, tetapi juga untuk mengembangkan berpikir kritis, memahami isi bacaan, dan menyampaikan pendapat secara logis. Salah satu materi yang mendukung kemampuan ini adalah teks ulasan. Namun, pada siswa kelas III masih ditemukan kendala literasi membaca, karena mereka berada pada tahap transisi dari membaca dasar ke pemahaman. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kendala literasi siswa dan menganalisis strategi guru dalam pembelajaran teks ulasan di SD Negeri 064972. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan dengan wawancara mendalam kepada guru sebagai informan utama. Hasil menunjukkan heterogenitas kemampuan membaca menjadi kendala utama. Beberapa siswa kesulitan membaca lancar sehingga kurang memahami isi teks dan tidak mampu menyampaikan opini. Guru mengatasi hal ini melalui ceramah, tanya jawab, media TV Pintar, tutor sebaya, dan pendekatan personal. Strategi tutor sebaya membantu pemahaman melalui komunikasi sederhana antar teman. Guru juga menekankan isi gagasan dibanding tata bahasa formal.
Copyrights © 2026