Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan asesmen autentik dalam pembelajaran di sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara dengan guru kelas I hingga kelas VI serta dokumentasi berupa lembar kerja peserta didik, lembar observasi, rubrik penilaian, portofolio peserta didik, dan dokumentasi kegiatan pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa asesmen autentik telah diterapkan pada seluruh jenjang kelas melalui berbagai bentuk penilaian seperti observasi, lembar kerja peserta didik, praktik, proyek, presentasi, dan diskusi kelompok. Guru menyesuaikan bentuk asesmen dengan karakteristik peserta didik dan materi pembelajaran pada setiap kelas. Pada kelas rendah, asesmen lebih banyak dilakukan melalui kegiatan sederhana dan praktik langsung, sedangkan pada kelas atas lebih banyak menggunakan proyek, presentasi, dan kerja kelompok. Penerapan asesmen autentik membantu meningkatkan keaktifan peserta didik secara menyeluruh. Oleh karena itu, guru diharapkan dapat terus mengembangkan bentuk asesmen autentik yang lebih kreatif dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik agar proses pembelajaran menjadi lebih aktif dan bermakna.
Copyrights © 2026