Perkembangan media sosial membuat Generasi Z semakin mudah menerima dan menyebarkan informasi, tetapi kondisi ini juga meningkatkan risiko keterpaparan mereka terhadap hoaks digital. Penelitian ini dilakukan karena kajian tentang literasi digital masih banyak menekankan kemampuan teknis, sedangkan integrasi nilai Pendidikan Agama Islam sebagai dasar etika dalam menangkal hoaks belum banyak dijelaskan secara khusus. Rumusan masalah penelitian ini adalah bagaimana konsep nilai Pendidikan Agama Islam yang relevan dalam membangun literasi digital Generasi Z, dengan tujuan menjelaskan nilai tabayyun, jujur, amanah, dan tanggung jawab sebagai fondasi perilaku digital. Data diolah melalui studi kepustakaan dengan menelaah jurnal, buku, dan laporan resmi, kemudian dianalisis menggunakan analisis isi secara naratif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa empat nilai utama PAI mampu membentuk tiga kemampuan konkret, yaitu memeriksa sumber informasi, menahan diri sebelum membagikan berita, dan menolak konten yang berpotensi fitnah. Kesimpulannya, Pendidikan Agama Islam berperan sebagai fondasi moral yang memperkuat literasi digital Generasi Z agar lebih kritis, etis, dan bertanggung jawab dalam menghadapi hoaks di media sosial.
Copyrights © 2026