Jasiah Jasiah
Pendidikan Agama Islam, Universitas Islam Negeri Palangka Raya

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pengembangan E-Handout Interaktif Berbasis Canva untuk Pembelajaran SKI Kelas VII MTs Ahmad Sutra Madani; Jasiah Jasiah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan memvalidasi Media E-Handout Interaktif berbasis platform Canva pada mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) Kelas VII di MTs Berkah Terpadu Palangka Raya. Latar belakang penelitian menyoroti kebutuhan krusial akan inovasi, yang teridentifikasi melalui wawancara dengan guru SKI yang mengkonfirmasi dominasi metode ceramah dan masalah kebosanan siswa serta pembelajaran pasif, terutama pada topik-topik sejarah yang bersifat abstrak. Untuk mengatasi masalah tersebut, dibutuhkan sumber belajar yang modern, sangat visual, dan interaktif. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model sistematis ADDIE (Analyze, Design, Develop, Implement, Evaluate) untuk menjamin kualitas produk. Kelayakan produk diukur secara komprehensif melalui dua tahapan: validasi ahli dan uji kepraktisan pengguna. Kepraktisan diukur menggunakan angket G-Form yang diisi oleh Guru SKI (sebagai praktisi langsung) dan Mahasiswa PAI Semester V Kelas C Angkatan 2023 (sebagai calon guru dan penguat data). Hasil penelitian secara kuantitatif menunjukkan bahwa E-Handout mencapai skor validitas sangat tinggi sebesar 87.50% (Sangat Layak) dari para ahli, dan skor kepraktisan pengguna gabungan sebesar 88.75% (Sangat Praktis). Temuan ini secara kuat mengkonfirmasi bahwa E-Handout layak, tepat guna, dan efektif mengatasi kemonotonan pembelajaran yang disebabkan oleh metode konvensional, sehingga berpotensi signifikan meningkatkan motivasi, keterlibatan, dan partisipasi siswa dalam pelajaran SKI.
Analisis Peran Pendidikan Agama Islam dalam Membangun Literasi Digital Generasi Gen Z terhadap Hoaks Gita Mentari Fajriani; Jasiah Jasiah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.39779

Abstract

Perkembangan media sosial membuat Generasi Z semakin mudah menerima dan menyebarkan informasi, tetapi kondisi ini juga meningkatkan risiko keterpaparan mereka terhadap hoaks digital. Penelitian ini dilakukan karena kajian tentang literasi digital masih banyak menekankan kemampuan teknis, sedangkan integrasi nilai Pendidikan Agama Islam sebagai dasar etika dalam menangkal hoaks belum banyak dijelaskan secara khusus. Rumusan masalah penelitian ini adalah bagaimana konsep nilai Pendidikan Agama Islam yang relevan dalam membangun literasi digital Generasi Z, dengan tujuan menjelaskan nilai tabayyun, jujur, amanah, dan tanggung jawab sebagai fondasi perilaku digital. Data diolah melalui studi kepustakaan dengan menelaah jurnal, buku, dan laporan resmi, kemudian dianalisis menggunakan analisis isi secara naratif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa empat nilai utama PAI mampu membentuk tiga kemampuan konkret, yaitu memeriksa sumber informasi, menahan diri sebelum membagikan berita, dan menolak konten yang berpotensi fitnah. Kesimpulannya, Pendidikan Agama Islam berperan sebagai fondasi moral yang memperkuat literasi digital Generasi Z agar lebih kritis, etis, dan bertanggung jawab dalam menghadapi hoaks di media sosial.
Pengaruh Media Sosial terhadap Akhlak Peserta Didik dalam Perspektif Pendidikan Islam Putri Yuliani; Jasiah Jasiah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.39931

Abstract

Pendidikan Islam menghadapi hambatan signifikan dalam membentuk karakter moral siswa karena meluasnya media sosial di kalangan generasi muda saat ini. Dengan meneliti krisis panutan orang tua sebagai faktor perantara, studi ini berupaya menganalisis mekanisme pengaruh media sosial terhadap moralitas siswa. Kemudian, studi ini akan membangun kerangka solusi integratif berdasarkan nilai-nilai Islam. Dengan menggunakan metode PRISMA, 47 sumber dari 187 makalah yang diambil dari Scopus, SINTA, dan Google Scholar (2022–2025) dimasukkan untuk analisis kualitatif ini. Meniru model digital, menormalisasi nilai-nilai negatif, mengganti kegiatan pembentukan karakter, dan mengembangkan identitas melalui citra diri adalah empat cara utama media sosial memengaruhi moral, menurut studi ini. Berdasarkan hasil penelitian, jelas bahwa penurunan moral siswa disebabkan oleh kombinasi beberapa faktor, termasuk kurangnya panutan orang tua yang positif dan penurunan peran tradisional keluarga sebagai madrasah. Untuk memasukkan literasi digital Islami ke dalam kurikulum pendidikan Islam secara sistematis dan bertingkat, penelitian ini mengusulkan kerangka kerja Tarbiyah Digital Berbasis Teladan (Pendidikan Berdasarkan Teladan). Kerangka kerja ini menggabungkan metode uswah hasanah dengan literasi digital dalam Islam.
Upaya Keluarga dalam Membentuk Karakter Akhlak Islami Anak Fitri Fitri; Jasiah Jasiah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40293

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menelaah peran keluarga dalam pembentukan karakter Islami anak secara komprehensif. Pendidikan karakter Islami di dalam keluarga merupakan suatu proses yang bersifat multidimensi, melibatkan keteladanan orang tua, pembiasaan perilaku positif, komunikasi yang efektif, serta penciptaan suasana keluarga yang religius dan mendukung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan kajian pustaka. Subjek penelitian adalah keluarga yang memiliki anak usia dini hingga remaja awal, dipilih melalui purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan pembentukan karakter Islami sangat dipengaruhi oleh konsistensi orang tua dalam mencontohkan nilai-nilai Islam, penguatan pembiasaan perilaku Islami, keterbukaan komunikasi, dan lingkungan keluarga yang mendukung praktik keagamaan. Temuan ini menegaskan peran keluarga sebagai agen utama pendidikan karakter Islami sekaligus sebagai benteng preventif terhadap pengaruh negatif lingkungan modern. Kesimpulan penelitian menekankan bahwa integrasi antara keteladanan, pembiasaan, komunikasi, dan lingkungan religius merupakan kunci untuk membangun karakter Islami yang kuat pada anak.