Lembaran Antropologi
Vol 4 No 2 (2025): Anthropology and Decolonization in Performance Studies and Arts Critique

Politik Ruang dan Komodifikasi Reog Ponorogo: Peralihan dari Kesenian Rakyat ke Festival

Nursilah (Universitas Indonesia)
S.M. Gietty (-)
T.I. Setyani (-)
M. Yoesoef (-)



Article Info

Publish Date
19 Dec 2025

Abstract

Artikel ini mengeksplorasi transformasi Reog Ponorogo dari pertunjukan jalanan berbasis komunitas menjadi tontonan festival yang terlembaga, dengan fokus pada interaksi antara politik spasial, komodifikasi budaya, dan perlawanan artistik. Mengacu pada teori dekolonial, produksi ruang Lefebvre, dan antropologi festival Falassi, penelitian ini menggunakan metode etnografi, termasuk observasi partisipan, wawancara mendalam, dan analisis dokumen yang dilakukan di Ponorogo, Jawa Timur. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa festivalisasi mengubah konfigurasi ruang ritual reog, menggesernya dari ritual komunal partisipatif menjadi pertunjukan berorientasi pasar, yang seringkali mengorbankan akar spiritual dan improvisasinya. Terlepas dari insentif ekonomi, banyak penampil terus menolak komodifikasi dengan mempertahankan pertunjukan di ruang terbuka informal. Tindakan perlawanan ini merepresentasikan strategi dekolonial yang menegaskan kembali otonomi budaya dan menantang narasi hegemonik tentang keaslian yang dipaksakan oleh negara dan industri pariwisata. Studi ini berkontribusi pada dekolonisasi studi pertunjukan dengan menekankan ekspresi budaya yang berpusat pada komunitas dan mengadvokasi kebijakan inklusif yang mengakui legitimasi praktik pertunjukan informal.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

LA

Publisher

Subject

Religion Humanities Education Environmental Science Languange, Linguistic, Communication & Media Social Sciences

Description

Lembaran Anthropologi aims to promote academic discourses and anthropological analysis on the study of human relations, cultures, and societies in both Global North and Global South. This journal holds the core values of the Department of Anthropology, Universitas Gadjah Mada in advancing ...