Pidato publik merupakan praktik retorika yang berperan penting dalam membentuk cara pandang, nilai, dan sikap audiens. Dalam retorika klasik, kekuatan persuasi pidato bertumpu pada invention (inventio), yaitu proses penemuan dan perumusan gagasan utama sebagai dasar argumentasi. Penelitian ini bertujuan mengkaji invention sebagai fondasi persuasi dalam pidato Oprah Winfrey serta relevansinya bagi pendidikan bahasa Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode analisis retorika klasik. Data berupa tuturan dalam pidato Oprah Winfrey yang diperoleh dari arsip video YouTube dan dianalisis melalui teknik simak-catat. Analisis difokuskan pada identifikasi bentuk invention, fungsi persuasif, serta konstruksi otoritas moral dalam pidato. Hasil penelitian menunjukkan bahwa invention terwujud dalam tiga kategori utama, yaitu definisi diri dan identitas, redefinisi kesuksesan (kategori paling dominan), serta etika dan tanggung jawab. Ketiga kategori tersebut membentuk kerangka nilai yang memperkuat persuasi melalui dimensi emosional, moral, dan ideologis. Novelty penelitian ini terletak pada penegasan bahwa invention dalam retorika klasik berfungsi tidak hanya sebagai penemuan argumen, tetapi juga sebagai mekanisme pembentukan persuasi etis dan ideologis dalam pidato motivasional modern. Temuan ini menunjukkan bahwa prinsip retorika klasik tetap relevan dalam wacana publik kontemporer. Dalam konteks pendidikan bahasa Indonesia, hasil penelitian ini berimplikasi pada pengembangan pembelajaran retorika, public speaking, dan literasi kritis melalui penguatan kemampuan menemukan gagasan, membangun argumentasi, dan kesadaran etis.
Copyrights © 2026