Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi retorika dalam pembukaan pidato Cinta Laura dengan fokus pada penerapan arrangement dalam retorika klasik dan kontemporer. Kajian mengenai pembukaan pidato publik selama ini lebih banyak menitikberatkan pada isi utama pidato, sehingga fungsi persuasif bagian pembukaan, khususnya dalam konteks audiens multikultural dan generasi muda, masih relatif jarang dikaji. Data penelitian diperoleh dari video pidato yang diunggah di YouTube dan dianalisis menggunakan content analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembukaan pidato memanfaatkan enam strategi retorika utama, yaitu salam multikultural, penghormatan formal terhadap tokoh, penegasan identitas generasi, humility appeal, penyampaian harapan, dan penyamaan sudut pandang. Strategi tersebut secara simultan membangun ethos, pathos, dan logos melalui harmonisasi prinsip retorika klasik dengan adaptasi komunikasi kontemporer. Temuan penelitian menunjukkan novelty berupa fungsi ganda salam lintas budaya dan humility appeal dalam memperkuat ethos dan pathos secara bersamaan, serta penggunaan framing isu sosial yang mengintegrasikan logos dan pathos untuk meningkatkan keterlibatan audiens. Penelitian ini berkontribusi memperluas kajian retorika pidato publik, khususnya pada strategi pembukaan pidato generasi muda di ruang digital, serta memberikan implikasi bagi pembelajaran retorika, komunikasi publik, dan pendidikan bahasa Indonesia.
Copyrights © 2026