Konverter DC–DC memiliki peran penting dalam sistem elektronika daya, khususnya untuk meningkatkan tegangan sesuai kebutuhan beban. Namun, boost converter konvensional memiliki keterbatasan dalam menghasilkan gain tegangan tinggi pada duty cycle besar karena dapat meningkatkan tegangan stres komponen dan menurunkan kualitas respons sistem. Penelitian ini membahas desain dan simulasi Two Level Switched Capacitor Boost Converter dengan penerapan kontrol PID Anti- Windup metode back-calculation untuk meningkatkan kualitas regulasi tegangan dan respons dinamis sistem. Model matematis sistem diperoleh menggunakan pendekatan state-space averaging dan divalidasi terhadap model simulasi dengan nilai best fit sebesar 82,97%. Sistem dirancang untuk menaikkan tegangan dari 12 V menjadi 72 V menggunakan induktor 56 µH, kapasitor 22 µF, resistor 72 Ω, duty cycle 67%, dan frekuensi switching 50 kHz. Pengujian dilakukan pada tiga kondisi, yaitu open-loop, PID konvensional, dan PID Anti-Windup. Hasil simulasi menunjukkan bahwa PID Anti-Windup memberikan performa terbaik dengan tegangan keluaran 72,03 V, error steady-state 0,05%, dan overshoot 1,28%. Selain itu, kontrol PID AntiWindup mampu mempertahankan kestabilan sistem pada kondisi perubahan tegangan masukan dan beban, serta menghasilkan recovery time sebesar 0,014 detik pada gangguan ekstrem. Kata Kunci— Two Level Switched-Capacitor Boost Converter, konverter DC– DC, PID anti-windup, back calculation, kualiats regulasi tegangan.
Copyrights © 2026