Jurnal Mahasiswa TEUB
Vol. 14 No. 3 (2026)

ANALISIS POTENSI ENERGI SURYA, ANGIN, DAN GELOMBANG LAUT UNTUK PERANCANGAN PEMBANGKIT LISTRIK HIBRID OFF-GRID DI PANTAI NGANTEP

Widyatna, Raden Aryanta Luthfi (Unknown)
Wijono, n/a (Unknown)
Wibawa, Unggul (Unknown)



Article Info

Publish Date
26 May 2026

Abstract

Wilayah pesisir memiliki potensi energi terbarukan yang besar, khususnya  dari energi surya, angin, dan gelombang laut, namun pemanfaatannya  masih terkendala oleh sifat intermiten sumber energi dan keterbatasan  akses jaringan listrik. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan  menganalisis kinerja sistem pembangkit listrik hibrida off-grid yang  mengintegrasikan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS), turbin angin,  dan turbin hidrokinetik di Pantai Ngantep, Kabupaten Malang.  Perancangan dan evaluasi sistem dilakukan menggunakan perangkat  lunak HOMER Pro dengan mempertimbangkan data potensi energi  terbarukan lokal dan kebutuhan beban listrik wilayah pesisir. Hasil simulasi menunjukkan bahwa sistem hibrida mampu memenuhi kebutuhan beban  listrik tahunan sebesar sekitar 2,48 GWh dengan renewable fraction  mencapai 100%, meskipun masih diperlukan optimasi lanjutan terhadap  skala sistem dan pemanfaatan energi berlebih. Total produksi energi  tahunan sebesar 13,80 GWh didominasi oleh PLTS, sedangkan turbin  hidrokinetik dan turbin angin berperan sebagai sumber pendukung. Dari  aspek ekonomi, sistem memiliki net present cost (NPC) sebesar Rp 41,45  miliar, capital expenditure (CAPEX) sebesar Rp 26,46 miliar, dan levelized  cost of energy (LCOE) sekitar Rp 1.292/kWh, yang kompetitif dibandingkan  dengan tarif listrik konvensional di wilayah terpencil. Dari aspek  lingkungan, sistem ini berpotensi menghindari emisi karbon sebesar  ±14.791,9 ton CO₂ per tahun dibandingkan dengan penggunaan  pembangkit diesel, karena tidak memerlukan konsumsi bahan bakar fosil  selama operasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pembangkit  listrik hibrida yang dirancang layak secara teknis, ekonomis, dan ramah  lingkungan untuk wilayah pesisir, meskipun masih diperlukan optimasi  lanjutan guna meningkatkan kesesuaian skala sistem dan mengurangi  kelebihan produksi energi.  Kata kunci—sistem energi hibrida, kawasan pesisir, energi  terbarukan, fotovoltaik surya, turbin angin, turbin hidrokinetik, HOMER Pro, sistem tenaga listrik lepas jaringan (off-grid) 

Copyrights © 2026