Perkembangan teknologi pendidikan menuntut model pengembangan media pembelajaran yang sistematis dan adaptif terhadap kebutuhan pembelajaran abad ke-21. Berbagai model pengembangan seperti Borg & Gall, ADDIE, 4D, Dick & Carey, dan ASSURE memiliki kelebihan dan keterbatasan sehingga belum sepenuhnya mampu mengakomodasi kebutuhan pengembangan media pembelajaran secara komprehensif. Penelitian ini bertujuan merumuskan model pengembangan PRISMA sebagai sintesis dari kelima model tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan research and development berbasis meta-sintesis dan systematic literature review dengan menganalisis 35 literatur dari jurnal terakreditasi SINTA, jurnal terindeks Scopus, dan buku referensi utama periode 2014–2025. Pemilihan sumber didasarkan pada relevansi topik, kredibilitas publikasi, dan fokus pada pengembangan media pembelajaran berbasis teknologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model PRISMA terbentuk melalui sintesis tahapan analisis kebutuhan, desain pembelajaran, pengembangan produk, validasi, implementasi, dan evaluasi yang disederhanakan menjadi enam tahapan utama, yaitu pemetaan kebutuhan pembelajaran, rancangan desain media, inovasi dan pengembangan produk, simulasi dan validasi, monitoring implementasi, serta analisis evaluasi. Model PRISMA memiliki karakteristik integratif, sistematis, fleksibel, dan berorientasi pada evaluasi berkelanjutan. Namun, model ini masih bersifat konseptual dan belum diuji secara empiris sehingga memerlukan penelitian lanjutan untuk menguji efektivitas dan kelayakannya.
Copyrights © 2026