This study aims to describe the implementation of public transportation-based vocabulary cards on the ability to write recount texts for BIPA level 2 learners at Universitas Negeri Surabaya. This research employed a descriptive qualitative approach with a case study method. The data sources consisted of five BIPA level 2 learners from Korea and China. Data were collected through observation, recording, and note-taking techniques during the writing learning process. Data analysis used the Miles and Huberman model, including data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results showed that the use of public transportation-based vocabulary cards helped learners understand new vocabulary and apply it in writing recount texts. This learning media made the learning process more interactive, communicative, and contextual. Four out of five learners were able to write recount texts with complete structures consisting of orientation, sequence of events, and reorientation. Learners were also able to use public transportation vocabulary such as berangkat, bus, ojek, and tiba in their writing. Therefore, public transportation-based vocabulary cards can be an effective alternative learning media to improve recount text writing skills for BIPA level 2 learners. Keywords: BIPA, Vocabulary Cards, Public Transportation, Writing, Recount Text. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan kartu kosakata berbasis transportasi umum terhadap kemampuan menulis teks rekon pemelajar BIPA level 2 di Universitas Negeri Surabaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Sumber data penelitian terdiri atas lima pemelajar BIPA level 2 asal Korea dan Tiongkok. Data diperoleh melalui teknik observasi, rekam, dan catat selama proses pembelajaran menulis berlangsung. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan kartu kosakata berbasis transportasi umum mampu membantu pemelajar memahami kosakata baru dan menerapkannya dalam penulisan teks rekon. Media pembelajaran ini menjadikan proses pembelajaran lebih interaktif, komunikatif, dan kontekstual. Sebanyak empat dari lima pemelajar mampu menulis teks rekon dengan struktur lengkap yang terdiri atas orientasi, urutan peristiwa, dan reorientasi. Pemelajar juga mampu menggunakan kosakata transportasi umum seperti berangkat, bus, ojek, dan tiba dalam tulisan mereka. Dengan demikian, kartu kosakata berbasis transportasi umum dapat menjadi alternatif media pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan kemampuan menulis teks rekon pada pemelajar BIPA level 2. Kata Kunci: BIPA, Kartu Kosakata, Transportasi Umum, Menulis, Teks Rekon.
Copyrights © 2026