Penelitian ini bertujuan menganalisis kinerja keuangan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk periode 2021 hingga 2025 dengan menggunakan rasio Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) sebagai proksi efisiensi operasional. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan studi kasus tunggal berbasis data sekunder yang bersumber dari laporan keuangan tahunan perusahaan yang telah diaudit. Hasil analisis menunjukkan bahwa BOPO BRI mengalami tren berbentuk huruf U, yaitu membaik dari tahun 2021 hingga 2023, namun mengalami peningkatan kembali pada tahun 2024 dan 2025 yang dipicu oleh kenaikan beban pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai dan beban operasional lainnya. Pada tahun 2025, laba bersih BRI mengalami penurunan menjadi Rp57,13 triliun dari Rp60,64 triliun pada tahun 2024, yang mengindikasikan tekanan efisiensi yang nyata. Penelitian ini berkontribusi pada literatur analisis laporan keuangan perbankan Indonesia dengan menyajikan data terkini hingga tahun 2025.
Copyrights © 2026